Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2006

disini, dihatiku

disini, dihatiku, kawan, kau akan melihat senyumku karena leluconmu yang konyol dan
karena ulahmu yang kerap membuatku menghela napas dan berfikir....aduh....kamu ini. disini, dihatiku, kawan, kau akan menyaksikan kelukaanku saat kau juga dirundung duka, tapi nyatanya kau tak pernah berduka, kau terlalu pandai menyembunyikan perasaanmu. meski aku kadang meraba-raba jalan pikiranmu, dan sedikit bisa kutemukan. dihatiku, kau juga bisa menyaksikan dukaku, hm....tapi kau tak pernah melihat tangisku kan? paling kamu hanya melihat suramku sebentar saja, karena aku tak ingin membuat mu berfikir dan berpusing ria kenapa aku murung, aku cukup membuat mu bertanya-tanya kenapa aku sering di kamar, dan kenapa aku belum juga bobok sampai pukul tiga dini hari.
disini, dihatiku kawan, kau akan melihatku merasa kehilangan karena kau meninggalkanku, memang bukan untuk selamanya, tapi tanpamu pasti akan sangat sepi. tanpa mu takkan ada yang mengoceh lagi dan tak ada yang menyiapkanku sarapan pagi....
ah..…

aku dan kamar tidurku

aku dan kamar tidurku, seperti ibu dan anak, tempat ku bercerita, tempatku berkeluh kesah, tempatku menghabiskan waktu, tempatku mengekspresikan diri, tempatku mengadu kekecewaan, tempatku mengusir sepi, tempatku berbagi bahagia. seperti semalam, aku meghabiskan berlembar-lembar kertas sampai larut malam. hanya ditemani oleh radio kecil milik temen yang suaranya sesekali kresek-kresek......atau seperti malam kemarin, aku membuat gambar matahari yang besar dan ku tempel di dinding kamar tidurku....oh.....how are u my sun.....??? i miss u....sesekali temen protes karena mengantuk tapi tidak kuijinkan beranjak, bukan otoriter.....tapi aku perlu teman, agar matahari ku cepat selesai.....tapi catnya udah mau abis.....dan warnanya tidak maksimal jadinya......uhggg......lama-lama ngantuk juga, tapi bukannya bisa tidur, pikiran malah nggak karuan. aku dan kamar tidurku.....hanya dia barangkali yang tahu kesedihanky karena apa, bahagiaku karena apa, sama seperti malam kemarin, ketika aku menan…

Aku ingin....

"aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tidak sempat dikatakan kayu kepada api yang menjadikannya abu. aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tidak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada"

aku hanya ingin mengatakan itu kepada orang-orang yang kucintai...semoga tidak berlebihan, percayalah....dalam setiap keresahan penantian selalu ada getar-getar harap cemas sebuah pertemuan. dalam risau dan rajuk yang tak menentu selalu ada yang menerima semuanya dengan ikhlas.....dalam kantuk yang tak tertahan...selalu ada yang membuatku terbangun dan menanti-nanti sesuatu......