Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2008

Hidup Adalah Pilihan

Hidup adalah pilihan

Jika saja lelaki berhati bening itu ada di depan ku, aku ingin sekali mengatakan bahwa hidup ini sebenarnya tidaklah terlalu rumit, tidaklah seperti teori arimatika yang bikin pusing kepala. Paling tidak masih ada pelangi-pelangi yang bermunculan di tengah-tengah kemendungan yang terus menerus menjelagai hidup ini. Antara hitam dan putih, yang membentuk lengkungan pelangi tak biasa, juga merupakan kenikmatan tiada tara bagi diri yang mencari muara optimisme.
Tapi lelaki itu jauh disana, bermain dengan angin padang pasir yang tandus. Hanya suara-suara halus yang sesekali ia kirimkan kepadaku. Memenuhi benak jiwa yang kadang membuat sesak dan terdesak. Terdesak untuk mengatakan apa yang membendung hati selama ini, walau untuk itu kadang harus menjadi lima tahun karena harus merengek-rengek.
Hidup adalah pilihan lelaki beningku, pilihan untuk tidak memilihmu dan pilihan untuk menciptakan kebeningan lainnya. Bukanlah keharusan membentuk oase pada hati yang lain, tapi b…

Ketika Semangat Berbicara

Mengapa ia masih bisa tertawa? padahal di hatinya tersimpam beban berat sebagai proses pendewasaan terhadap dirinya. mengapa ia masih bisa ceria menjalani hari-hari yang berat? jauh dari orang tua yang selama ini menghidupinya, jauh dari adik-adiknya yang selama ini merengek manja meminta sesuatu padanya, jauh dari ayahnya yang sudah tiada....jauh sekali bahkan untuk itu ia harus memendam rindu yang teramat sangat, ia sering menangis bila malam, terisak mengapa Tuhan begitu cepat menjemput ayahnya.


kepadaku, perempuan itu bercerita, tak lama setelah ayahnya pergi menghadap Sang Khaliq ia bermimpi, sang ayah memberikan juru kemudi kepadanya, pesan tersirat yang ingin disampaikan sang ayah kepada dia selaku anak tertua yang mempunyai tiga orang adik, "bahwa tanggung jawab keluarga mulai saat ini ada pada mu, Nak"


begitulah, ia menjauh dari keluarga bukan berniat ingin meninggalkan, bukan pula karena ingin melepaskan mereka begitu saja dalam kesedihan dan ketidak mengertian menja…