Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Mengapa Harus Dosa Terakhir?

Dua tahun lalu tak sengaja saya berkenalan dengan seorang laki-laki. Usianya jauh di atas saya. Saat itu rupanya dia sedang patah hati, kekasihnya meninggal dunia belum lama sebelum kami berkenalan. Dari cerita-ceritanya ia mengaku sangat kehilangan. Dari ceritanya pula saya tahu kalau kekasihnya meninggal dunia karena tumor di perutnya. Kisah cinta yang tragis!

"Yang paling saya sesalkan waktu terakhir dia berobat hingga ajal menjemputnya saya tidak bisa menemaninya," begitu kisah lelaki itu suatu ketika pada saya.

Jika Tak Percaya Cinta

Masih ingatkah kamu ketika kita sama-sama menyibak tirai dan membiarkan mentari meninggi mengikuti petunjuk waktu? Di lain waktu kita sama-sama menggulirkannya ke ufuk, dan lautan menelan cahayanya yang menguning telur. Saat itu, kurasa bukan ombak saja yang bergemuruh. Tapi juga hati kita yang berdentum-dentum bagai sedang membadai.

Jika cinta pada akhirnya hanya membuat kita tidak percaya pada cinta, mengapa kita masih ingin jatuh cinta? Mengapa kita masih ingin merasakan rindu yang berdebar-debar, nyeri, tapi terasa sangat manis dan membuat kita ingin merasakannya lagi.

11 Fakta Menakjubkan Tentang Gaza

1). Ternyata warga negara asing yang disegani oleh warga di sana adalah warga negara Indonesia! Selain karena Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia (semoga warga Palestina tidak mengetahui kondisi keIslaman Indonesia supaya tidak kecewa ), juga karena Indonesia selalu memberikan dukungan moriil dibandingkan dengan negara lain, baik negara di Timur Tengah lain sekalipun.
2). Walaupun tinggal di area konflik, anak-anak di Gaza tidak ada yang trauma sedikitpun. Wajah mereka selalu riang dan ceria!.

Wahai, Palestina!

Hatiku tergerus melihat duka di sekujur tubuhmu wahai Palestina Mengalir darah sebagai rupa kepiluan yang tak dapat kubendung Air mataku mengalir deras berbungkus nafas tersengal-sengal Aku tak bisa bicara! Aku tak bisa bicara! Aku tak bisa bicara!  Sebab kesedihan ini terlalu rumit untuk kujabarkan
Aku ingin semua ini hanya mimpi buruk belaka Tapi tangisan yang kusaksikan itu nyata Darah yang mengalir karena luka di tubuh-tubuh tak berdosa itu nyata Rumah-rumah yang hancur berkeping-keping itu nyata Hujan peluru itu nyata Ketakutan yang terpancar di wajah-wajah suci itu nyata Bising riuh suara pelontar itu nyata Dan jasad-jasad kaku yang terbujur pasi itu juga nyata adanya.  Bukan mimpi!
Aku tak ingin menangis, tapi air mata ini jatuh dengan sendirinya Aku tak ingin bersedih, tapi kesedihan ini muncul dengan sendirinya Sungguh, ada yang tak sempurna dari sucinya bulan yang sedang kami lewati ini.  Semata-mata karena penderitaan yang kalian rasakan merasuk dalam sanubari kami
Tetapi surga adal…

Sepasang Burung Liar

Hei, apa kabarmu di sana? Semoga kau jauh lebih baik dariku. Semoga senyummu tak pernah berubah, senyum penuh goda yang selalu melekat di ingatanku. Senyum menyenangkan dan menenangkan yang pernah kulihat dan akan selalu kurindukan.

Juni baru saja berakhir, bersamaan dengan gugur terakhir kelopak angsana kuning. Juni pernah memekarkan kuncup-kuncup bunga di hati kita. Berawal dari musim panas bulan Maret yang kering. Memasuki Juli baru aku sadar bahwa kelopak angsana terakhir yang gugur itu adalah kamu.

Kau tahu apa yang tersisa sekarang? Rindu, rindu menggebu-gebu yang memaksaku menghadirkan wajah ranum dan senyum matangmu di setiap pejaman mata. Rindu yang memaksaku untuk bergumul dengan kata-kata karena itulah reinkarnasi terakhirmu.

Mengapa Mudahnya Pria Menganggap Perempuan Tak Ada?

Mengapa laki-laki mudah sekali untuk tak 'menganggap' perempuan ada? Saya tidak pernah membuat penelitian khusus soal ini, tapi cerita di bawah ini mungkin bisa sedikit menjelaskan.

Sepasang suami istri yang cukup saya kenal, punya tiga anak dengan usia sekitar 14 tahun, 12 tahun dan 1 tahun. Mereka bukan keluarga yang berlebihan, tapi juga tidak terlalu kekurangan. Sudah punya rumah sendiri, dan punya kios kecil yang dikelola untuk membantu menopang kehidupan sehari-hari. Suaminya bekerja di sebuah bengkel dengan penghasilan yang tidak terjadwal.

Belum lama ini keluarga kecil itu mengalami cekcok. Masalahnya sepele, si istri rupanya membuka usaha sampingan tanpa sepengetahuan suaminya. Awal saya juga tak setuju dengan cara ini, bagaimanapun sepasang suami istri haruslah saling terbuka. Tak boleh ada yang ditutup-tutupi, begitulah salah satu 'trik' kelanggengan rumah tangga yang sering saya baca di buku-buku motivasi.