Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Nyamannya Kerja Sambil Ngopi di Pinggir Krueng Aceh

Selama Covid-19 ini saya memang lumayan membatasi bertemu dengan orang-orang. Inisiatif untuk mengajak teman-teman nongkrong jarang sekali saya lakukan. Kalau ke kedai kopi, hampir selalu sendirian saja. Kalaupun sesekali bersama teman, itu artinya sedang ada pekerjaan bersama yang tidak memungkinkan kami untuk tidak bertemu. Atau karena ada sesuatu yang perlu didiskusikan secara langsung. Ini merupakan ikhtiar pribadi saya sebagai tindakan preventif di tengah kondisi pandemi yang semakin tidak terkendali. Teman-teman saya sudah ada yang terinfeksi. Saya turut berduka untuk mereka, tetapi saya pun tidak bisa berbuat banyak selain mendukung mereka khususnya secara morel.Nah, balik lagi ke cerita kedai kopi tadi. Ada beberapa kedai kopi yang akhir-akhir ini menjadi langganan favorit saya. Tak jauh-jauh dari kawasan tempat saya tinggal di Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Walaupun akhir-akhir ini sebagian besar waktu saya ada di rumah, tetapi sesekali butuh juga udara…

Kisah Orang-Orang (Tak) Biasa

Kami--saya dan Hayat--langsung antusias saat mendengar penjelasan Pak Mustafa Sabri—Kepala Biro Mahasiswa dan Alumni Unsyiah—tentang niatnya yang ingin membukukan kisah para mahasiswa penerima Bidikmisi di Unsyiah--setelah sebelumnya mendapat informasi melalui telepon oleh salah satu guru literasi kami Pak Sulaiman Tripa.
Ia menceritakan secuplik kisah tentang segelintir mahasiswa dari keluarga miskin dan kuliah di Unsyiah, membuat kami merinding dan nyaris tak bisa mengungkapkan kata-kata. Kisah-kisah yang mirip seperti di sinetron-sinetron. Penuh drama. Beraroma satire. Bergelimang air mata. Terbelenggu oleh kemiskinan. Nyaris tanpa harapan. Sayangnya, semua itu nyata. Bukan cerita mengada-ada.

Namun, apa yang membuat kisah mereka patut dibekukan menjadi karya yang abadi? Semangat! Ya, para mahasiswa itu memiliki semangat dan daya juang yang membuat mereka memiliki gelar paling prestisius yaitu menjadi mahasiswa. Dengan menyandang gelar itu, kelak insyaallah mereka bisa menyibak tirai…