Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2007

Tentang Malam

apa yang kau tahu tentang malam?
tak ada kecuali sedikit saja, hanya ruang gelap tempat melepas lelah dan meneteskan peluh. sesekali sambil menatap langit yang bercahaya, menerangi tubuh telanjangku yang gelisah.

kadang-kadang, dengan sedikit harapan dan kecemasan yang berlebihan, berderu-deru seperti suara mesin air. aku tak tahu apa-apa soal malam, selain gelap dan kadang takut kehilangan. sebab malam bisa membawa ku pada mimpi yang indah dan tidur yang lelap sebelum akhirnya pagi da aku kembali lara.

sesekali berjalanlan ke hati mu, pancangkan tanda-tanda merah yang perlu diberi tanda. lalu jangan pernah beranjak dari sana, sebab kebahagiaan hanya ada disana. bermuara disana, cinta, rindu dan kasih saling merangkai hidup yang utuh. berarak seperti awan biru yang dilayangkan camar-camar berkawan.

lalu jika sudah lelah, berhentilah diatas rumput hijau jiwa mu, panggil matahari dan bulan, lalu peluk mereka dengan keinginan mu. kumpulkan burung-burung agar ia bernyanyi untuk mu. mereka …

90 menit bersama “Meunasah di Gampong Kamoe”

Sore yang indah menjadi lebih indah, terasa lebih nikmat dan menyenangkan, nikmatnya bukan karena banyaknya snack yang disediakan oleh panitia ataupun teh manis yang menjadi pelengkap sajian kecil itu. Tetapi karena diskusi hangat yang membahas tentang buku anak “Meunasah di Gampong Kamoe” yang ditulis oleh sastrawan Aceh, Sulaiman Tripa. Kenikmatan itu justru menjadi lebih nikmat lagi saat “Meunasah di Gampong Kamoe” dibedah oleh seorang redaktur seni Koran Tempo yang juga seorang sastrawan Aceh yang saat ini menetap di ibu kota, siapalagi kalau bukan Mustafa Ismail yang tulisannya banyak kita jumpai dimana-mana, terutama yang menyangkut dengan sastra.Selain Mustafa Ismail ada beberapa orang lagi yang namanya cukup popular dimasyarakat, yah…sebut saja seperti LK. Ara, penulis buku anak sekaligus pelopor tari Didong yang berasal dari Aceh Tengah, ada lagi Al Chaidar penulis buku Aceh Bersimbah darah yang berasal dari Lhokseumawe, juga sederet nama seperti D. Kemalawati, Din saja, Muri…

Surat Tak Bertuan

anggap saja surat ini surat tidak bertuan, saat seseorang berjalan-jalan ditepi sungai ia menemukan surat ini terselip dibebatuan terbelah. mungkin sipemiliknya ingin melemparkan ke air sungai yang dingin dan deras agar semua yang dia rasakan menjadi beku dan tidak terbentuk. tapi mungkin saja tadi, saat pemilik surat ini melemparkannya ke sungai arusnya tidak cukup deras dan kuat, sehingga jangankan menghanyutkan tubuh yang besar dan berat ini, sekedar selembar surat tanpa amplop pun tidan sanggup ditenggelamkan. maka, seseorang itu menemukannya, lalu dengan rasa ingin tahu yang sangat ia mulai membuka surat yang sudah setengah basah itu. hingga akhirnya ia meremasnya menjadi seperti bola lalu melemparkannya keseberang sungai atau menjadikannya butiran kertas lalu ia terbangkan bersama angin, bisa saja salah satu dari pasir kertas itu kembali lagi pada si pemiliknya.

ini hanya catatan kecil dipenghujung malam, kumpulan-kumpulan waktu yang sempat tergraffir pada dinding tak utuh, atau…

Republik Kodok

syahdan, didunia antahbarantah ada yang namanya Republik Kodok, sebenarnya tidak begitu tepat dikatakan Republik, tapi karena negeri ini mempunyai belasan propinsi, mempunya ribuan kecamatan dan puluhan bahkan jutaan desa barangkali maka dengan sedikit pede (percaya diri) yang berlebih negeri ini menyatakan diri menjadi Republik Kodok, tujuannya tidak lain adalah untuk menunjukkan kepada negeri-negeri lain bahwa negeri ini jaya dan makmur setidaknya ya dengan nama Republik tadi. sebagaimana lazimnya sebuah republik yang menerapkan sistem pemerintahan yang demokratis bisa dipastikan bahwa yang tinggal dinegeri kodok bukan hanya bangsa kodok saja, tetapi juga ada bangsa jenis bebek dan bangsa jenis tikus yang terkenal rakus dan kemaruk. negeri kodok adalah negeri berbudaya, sejak masa kesultanan dulu masyarakat kodok sngat menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan adat istiadat, selain itu negeri kodok juga dikenal dengan negeri yang religius meskipun akibat dari transmisi budaya yang be…

Geutanyoe Duwa

phon phon meuturi geutanyoe duwa uroe ngoen malam mata han teungeut yoeh phoen meurumpok geutanyoe duwa sang bumoenyoe padang bungong imawoe bibi sabe-sabe teusinyum hate meu dhub dhub jantong meu thub thub haba han ji teubiet sebab geutanyoe ka sapeu kheun

Bulan Yang Tak Setia

Ngik…ngik…ngik…suara radio butut dari kamar Rosihan, bukan malah membuat telinganya enak tapi malah seperti akan tuli karena terlalu sering mendengar suara kresek-kreseknya. Belum lagi suara jeritan Alman dari halaman rumah yang menangis minta dibelikan es krim, padahal pedagang es krimnya sudah pergi sejak tadi.
Rosihan mengaduk-ngaduk nasinya yang tengah mendidih , lalu meniup apinya agar lebih besar supaya nasinya tidak mentah. Matanya memerah dan berair karena perih oleh asap dan bajunya sedikit agak kotor dihinggapi abu yang beterbangan oleh tiupannya tadi.
Setelah nasinya kering dan mengecilkan apinya Rosihan tergopoh-gopoh ke halaman rumah, dilihatnya Alman sudah berguling-guling ditanah, rambutnya sudah putih bercampur dengan tanah. Dibawah hidungnya cairan kental berlendir agak kehijauan membentuk angka sebelas.
Rosihan menghela napas berat sambil mengurut dada melihat ulah bungsunya, marah dan kasihan berkecamuk dalam jiwanya. Mengaduk-ngaduk perasaannya sebagai ayah dan sebaga…

Gubernur Pake Bahasa Apa?

tulisan sederhana ini muncul begitu saja saat tiba-tiba saya terkenang pada beberapa kejadian dimasa silam, sekitar tahun 1999, setelah DOM dicabut setahun sebelumnya. orang-orang gerakan saat itu sudah mulai berani muncul ketengah-tengah komunitas masyarakat, tidak tanggung-tanggung lengkap dengan paculan senjata AK - 47 nya. peristiwa itu tentu saja akan terlupakan begitu saja bila tida ada kejadian menarik yang sangat mengesanan dihati yang mau tidak mau harus diingat. karena apa yang terjadi setelahnya adalah rentetan dari apa yang terjadi saat itu. hingga pada suatu siang, dua orang gerakan datang kerumah dengan wajah sangar dan menakutkan, lengkap dengan senjata dibalik mantel panjangnya. saat itulah sesuatu yang mengesanan itu terjadi, saya yang seharihari terbiasa memakai bahasa nasional kena marah lantaran cakap bahasa nasional dengan adik didepan mereka. lucunya saya sadar mereka ureung nanggroe saat setelah dimarahi, lalu dengan jantung berdebar dan ketakutan saya minta maa…

Jari Jari Tangan Istri Ku

“tangan mu indah sekali dik,” ucapku suatu malam, saat itu kami tengah makan malam berdua disebuah café. Kami sengaja mengambil tempat agak dipojokan agar lebih leluasa dan tidak menjadi perhatian orang-orang, sebaliknya kamilah yang menjadi leluasa untuk memperhatikan orang lain. Kebetulan malam itu agak sepi karena bertepatan dengan minggu malam, anak-anak muda tidak banyak berdatangan karena besoknya mereka harus sekolah dan mungkin malam ini harus menyiapkan tugas yang diberikan gurunya di sekolah.“aku selalu bernafsu setiap kali melihat tangan mu dengan kuku-kuku yang indah terawatt.” Kata ku lagi melihat tidak ada respon apapun dari istriku. Sesungguhnya ini bukanlah kali pertama aku berkata begitu didepan istriku, sangat sering bahkan dan tak peduli dimanapun berada.“sudah, sudah, makan saja dulu.” Jawabnya agak tersipu malu, aku tersenyum tipis melihatnya. Mata ku masih belum beralih dari jari-jari tangannya yang lentik, aku justru menatapnya dengan semakin liar. Melihatnya me…

Menangis

menjadi orang-orang kuat memang pilihan, karena tidak semua orang sanggup melakukan itu, dan aku masih sangat jauh dari karakteristik orang-orang kuat itu, bagaimana tidak, sedikit-sedikit menangis, sedikit-sedikit menangis, mengeluh, berteriak, menjerit. ah...begitulah manusia seperti yang diceritakan dalam Al Quran, banyak mengeluhnya dan sedikit sekali rasa bersyukurnya.

baiklah, sepertinya perlu kuceritakan sedikit kenapa hari ini terus menangis, menangis dan menangis, hingga matahari bergulir ke barat dan terus kebarat sampai akhirnya ia tenggelam ditelan belahan bumi yang lain. betapa cengengnya hari ini, pada saat yang bersamaan menenangkan orang lain menangis tapi diri sendiri juga terus menangis hingga orang yang didiamkan itu hilang. dan meninggalkan secarik pesan yang isinya begini; kamu justru lebih sering menangis untuk ku, ah...tanda hijau itu menjadi kali lagi. dan sekarang aku harus beli obat dan itu artinya aku harus segera meninggalkan mu, semoga demam mu cepat sembuh…

berlayar

I am sailing
I am sailing,
home again cross the sea
I am sailing stormy water to be near you to be free
I am flying I am flying,
like a bird cross the sky
I am flying passing hihg clouds to be with you to be free can you hear me,
can you hear me through the dark night far away
I am dying forever trying to be with you who can say We are sailing We are sailing,
home again cross the sea We are sailing stormy waters To be near you to be free, oh love,
to be near you to be free *** aku pernah berlayar, dan sampai sekarangpun masih berlayar, bedanya dulu aku hanya berlayar berdua dengan kekasihku dan sekarang dikapal ini ada tiga pelayar, aku, kekasih ku dan seseorang yang secara kebetulan ikut berlayar dengan kami. semuanya hanya kebetulan. seandainya kami tengah berbulan madu tentu aku tidak akan mengajaknya serta secara diam-diam, dan dia ku pikir beruntung -sama beruntungnya seperti aku- berawal dari kebetulan itu ia menjadi bagian yang amat penting dari si pemilik kapal layar ini. dan se…

Yang Terlupakan

Seperti biasa, pagi itu Nek Limah bersiap-siap untuk melakukan rutinitasnya, ia mengunci semua pintu, menutup jendela lalu keluar dengan sebuah ember hitam ditangan kanannya. Selembar kain panjang yang sudah pudar melingkar menutupi urat-urat lehernya yang menonjol, songkok hitam yang sudah bertahi lalat menutupi rambut-rambutnya yang memutih, dan sebagiannya kelihatan. Untungnya songkok tersebut berwarna hitam sehingga tahi lalatnya tidak kelihatan.
Nek Limah meletakkan kunci rumahnya diatas toek-toek yang dicat dengan dua warna; merah dan putih. Namun sudah terkelupas disana-sini dan hanya tinggal bekasnya saja, maklum itu peninggalan beberapa tahun yang lalu. Kendatipun Nek Limah tidak mengunci rumahnya bisa dipastikan tidak ada pencuri yang masuk kerumahnya karena tidak ada barang berharga apapun dirumah yang layak disebut gubuk.
Dengan agak tertatih dan sedikit bungkuk Nek Limah segera berjalan menuju kearah barat, tujuannya tidak lain adalah kebun melinjo milik Haji Banta yang ter…

Kegelisahan Laki-laki

Kegeisahan Laki-Laki (Catcil Bagi Uda dan Mas) menjadi yang lebih muda tidaklah enak-enak amat, tidak bisa asal suruh saja kepada para tetua, atau kalaupun ingin sekali maka harus melewati fase yang panjang dulu, harus ada hantaran berupa senyuman dan bujuk rayu yang memikat, barulah keinginan tersebut dipenuhi oleh para "tetua" tadi. catatan kecil ini merupakan hasil dari kesewenangan sang "tetua" tadi yang dengan seenaknya menyuruh adiknya tanpa tendeng aling-aling, "Han, buatkan kisah tentang Uda..." perintahnya tanpa basa basi. uuwh...kok main todong begitu aja, memangnya saya ahli tulis biografi orang. "Ihan coba deh...." teringat sudah beberapa kali ada temen yang nyuruh dituliskan kisahnya, dan setelah saya coba ternyata hasilnya memuaskan. "Pas banget dengan kejadian yang sebenarnya nih Dek..." ucapnya senang, atau..."makasih ya....kamu baik deh..." yang ini pasti ada maunya hehehe... sudah beberapa kali tulisan kecil ini …

Merenung Bersama Senja

Menjelang usia 30 tahun

Pelan tapi pasti usia 30 tahun kian mendekat dan hampir menjelang membuatku takut...usia seperti ini adalah usia yang dikatakan tidak muda lagi. Aku takut karena diusia ini belum ada satu pun wanita yang bisa menemaniku dan bagaimana kehidupanku selanjutnya?....Rasa takutku ini membayangiku setiap kali aku berada dalam kesendirian dan tatapan orang-orang membuatku malu. Usia ini adalah usia yang matang dan usia ini seharusnya aku telah memiliki pendamping wanita di sisiku sungguh ini keinginan yang diidam-idamkan setiap orang baik Laki laki mau pun wanita di mana pun dia berada.

Usia 30 tahun adalah permulaan hidup bagiku sesungguhnya dan aku ingin memulainya dari usia ini. Pelan-pelan semua akan berlalu akan kusambut kedatangannya dan hadirnya seorang wanita yang telah lama ku tunggu-tunggu dan waktu adalah jawabannya.

Tapi benarkah usia 30 tahun adalah batas akhir sebuah perjalanan? Aku coba mencari jawabannya dilembaran hidupku dan jawabannya aku sendirilah yan…

promo blog

banyak orang yang punya site pribadi tapi jarang dipublikasikan, ada juga yang sitenya kosong melompong tetapi dengan pe de nya dia mempromosikan blognya. dua-duanya tidak salah, toh mereka punya alasan yang logis untuk itu. sama seperti saya, punya site, lalu kemudian di isi dengan sepatah dua patah kata lalu dengan sedikit pe de yang berlebihan mulailah bergerilya mempromosikan site tersebut.

awalnya site yang tadi isinya hanya beberapa tulisan saya promo ke beberapa orang terdekat, minta masukan dan penilaian terhadap site tersebut, beragam komentar yang diberikan tetapi intinya hanya satu; teruslah menulis!

lama kelamaan saya mulai berfikir lain, kalau hanya orang-orang terdekat tidaklah cukup karena sangat sedikit, maka saya pun mulai mencari lahan lain, memang agak sedikit capek, masuk ke chatt room dan mempromosikan site saya disana. maka setiap kali setelah selesai meng up date blog saya langsung jadi promotor dengan keyword "sudah kah anda membuka http://www.ihansunrise.b…

surat untuk kekasih

Kpd Ytc
Kekasih Ku
Wherever You Are


kekasih ku, hari ini aku bangun agak siang, pukul tujuh lewat satu menit saat ku lihat jam digital disampingku, mungkin ini pagi yang indah, karena langit begitu cerah, setidaknya cahaya mentari yang menerobos hingga ke kamar ku bisa jadi pertanda, sebuah perjalanan akan dimulai lagi hari ini. pun, begitu juga aku.

tapi ketakutan ku semalam masih mencekik ku hingga pagi ini, sekedar turun ke bawah untuk membasuh diri pun aku tak berani, sedemikian hebatkah rasa takut itu? mungkin bagi mu atau yang lainnya sama sekali tak berarti, munkin juga mengejekku, dasar pengecut!

kekasih ku, yang berwujud dalam angin dan hujan, panas dan siang, malam dan gelap, matahari dan bulan, juga bintang dan meteor. hari ini kerikil-kerikil ketakutan itu menjadi gunung, mungkin sebentar lagi akan mengeluarkan magma yang panas, yang merah dan beracun. mungkin juga akan menjadikan ku batu atau cairan lumpur yang tak terbentuk, dan aku tidak lagi bisa menemui mu.

kekasih ku, s…

Musik Kematian

rasanya baru kemarin mengoek setelah sebelumnya menjalani diksar selama sembilan bulan di perut ibu untuk kemudian dilahirkan kedunia yang penuh hiruk pikuk ini. tidak terasa baru menjerit dua kali, balik kiri kanan dua kali sudah hampir seperempat abad hidup didunia ini, masih ingin mencicipi nasi pisang dan air kelapa muda, masih ingin diberi beras dan air garam dikepala setiap kali ada yang menjenguk, masih ingin ditimang-timang, di nina boboin, di shalawatkan, masih ingin semua ritual-ritual pada masa awal-awal lahir ke dunia....

tapi semua itu hanya cerita dua puluh satu tahun silam, cerita hari ini tentu berbeda dengan yang kemarin, yang kemarin berbeda dengan yang kemarinnya lagi, yang kemarinnya lagi berbeda dengan yang kemarinnya lagi begitu seterusnya hingga suatu hari ... aku terbangun dari mimpi buruk! jantung berdetak serasa hampir copot dan keringat jagung berserakan diseluruh badan. lama aku terpekur, ini bukan cuma sekedar mimpi buruk, tapi ini kehidupan nyata yang lebi…

kematian

bawa aku pada kematian yang indah...
kematian yang berselimut pelangi dan beralas bunga yang bertabur mutiara dan berhiaskan perak emas ajarkan aku tangisan yang sempurna yang menghalau gelisah yang mampu merobek duka aku tahu, aku bukan aku kau juga tahu aku bukan aku karena itu beri aku kematian beri aku kematian beri aku kematian kematian yang indah yang mampu mengejawantahkan air mata yang mampu mengubah benci menjadi cinta beri aku kematian seperti itu

Han Sun

"tuh dah tak kirim, jangan marah ya, mohon maaf juga atas penulisan nama pelakunya yang tidak minta ijin denganmu dulu selamat membaca aja" ya ya...memang siapa yang akan marah, saya juga sering kalau bikin cerpen minjem nama nya, batin saya ketika itu. saat sebuah cerita ia kirimkan ke saya dan dengan nama tokoh Han Sun yang tidak lain adalah singkatan dari Ihan Sunrise. biasa saja, tidak ada yang lain dari singkatan nama itu. tapi tunggu! "itu singkatan dari nama ihan sunrise atau haning sunijar?" "ya nama ihan sunrise dong" oow...kok kayaknya menjadi tidak biasa ya??? menjadi suatu kebetulan yang sangat-sangat bikin surprise....awalnya yang tadi cuma mo nyingkat nama ihan sunrise eh...malah jadi singkatan namnya sendiri juga, haning sunijar "pertanda apa ini kak?" "enggak tahu, sebab aku bukan ahli pertanda" "sama dong, aku juga cuma ahli ngerjain kakak doang" "hehe...tapi kok bisa kebetulan ya?" "ngga tahu..." s…

My Soul

Prolog

Pagi ini sebuah harian nasional memberitakan tentang seorang pengusaha yang ditemukan tewas dikamarnya, tidak diketahui dengan pasti apa motif dari pembunuhan tersebut tetapi diduga yang melakukannya adalah orang terdekat korban. Disamping tubuh korban ditemukan setangkai kembang mawar merah lengkap dengan greeting cardnya bertuliskan “I Luv You…”

Seorang perempuan muda membaca head line Koran tersebut dengan air mata berurai, hati nya seperti dirobek-robek, oleh dirinya sendiri. Jiwanya telah pergi. Sangat jauh….. Ihan
Kau yang memberi terang
Kala mendung membayangi
Ku salah menduga
Arti kehadiran mu

Kau bukan untuk ku
Mengapa ku selalu rindu
Salahkah diriku
Bila kuharapkan kau tahu tangis hati ku

Dengan malam Rania bangkit dari duduknya untuk meraih hand phone nya yan tergeletak di ranjang. Ia sedikit menyesal tidak meng switch off hape nya tapi sekaligus penasaran siapa yang menghubunginya sepagi ini. Ada perlu apa?
Tetapi begitu melihat “My Soul” nya muncul dilayar ha pe nya Rania menja…