Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Saat Hujan Datang

SAAT hujan tak kunjung reda, apakah aku akan cemas? Tidak, tidak sedikitpun aku mengkhawatirkan tentang itu.

Justru hujan menghadirkan kebahagiaan, pada tanah yang selama ini telah keriput karena terlalu lama bertemankan kemarau, pada daun-daun yang selama ini menjadi amat sangat kusam karena saban hari bermandikan debu.

Dari tempatku duduk, aku mengamati butir hujan yang membentuk garis-garis panjang. Jatuh dari langit, kemudian memunculkan aroma yang sulit dilupakan indera.

Aku mengamati dedaunan yang bergerak perlahan menahan saat hujan menimpa tubuhnya, seperti ada rona yang tiba-tiba memantul di permukaannya.

Mungkin, serupa wajah seorang gadis yang telah lama menanti kehadiran kekasihnya. Lalu satu persatu permukaan daun-daun itu memunculkan wajahmu. Membuatku termangu, membuatku terkesima, akankah rindu ini sampai kepadamu?

Selamat Ulang Tahun, Adikku

Happy birthday my sista
Happy sweet seventeen

Selamat ulang tahun adikku,

Akhirnya kau genap berusia 17 tahun. Usia yang sering disebut-sebut sebagai 'gerbang' menuju kedewasaan. Sehingga banyak gadis remaja yang sangat antusias menyambutnya, dan kamu salah satu di antara mereka.

Itulah sebabnya jauh-jauh hari kau telah memberi 'sinyal' pada kakak. Kau bercerita sambil menangis. Kau bilang ini, kau bilang itu... kau sampaikan semua harapanmu, juga permintaan-permintaanmu.

Ya, kakak bisa menangkap apa 'pesan' yang ingin kau sampaikan lewat cerita-cerita itu. Kau ingin ada pesta kecil dengan kue dan beberapa potong lilin kan? Ada mamak, kakak, abang dan juga keponakan yang duduk mengelilingimu. Lalu satu persatu di antara kami mengucapkan; selamat ulang tahun, selamat ulang tahun.... selamat ulang tahun.

Kemudian setelah tiup lilin selesai, kau memotong kue dan memberikannya kepada mamak. Setelah itu mamak memeluk dan menciummu. Tapi sayangnya semua itu tidak terw…