Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2006

"For My Brother"

untuk kakak besarku... aku sudah membuat skin baru pada blog ku semoga tak lagi membuatmu burem bila melihatnya dan tidak membuat kepalamu puyeng tujuh keliling apalagi sampai meninggalkan jejaknya di shoutbox dengan isi "Berantakan Sekali" salam rindu untuk mu selalu dan selalulah menasehati blog ku...

"tuhan** Sembilan Senti*"

oleh: Taufik Ismail Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa taktertahankan bagi orang yang tak merokok,Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawaimerokok, di kabinet menteri merokok, di reses parlemen anggota DPR merokok,di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara-perwiranongkrong merokok, di perkebunan pemetik buah kopi merokok, di perahunelayan penjaring ikan merokok, di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok. Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na'im sangat ramah bagi perokok,tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok, di ruang kepala sekolahada guru merokok, di kampus mahasiswa merokok, di ruang kuliah dosenmerokok, di rapat POMG orang tua murid merokok, di perpustakaan kecamatanada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,Di angkot Kijang penumpang merokok, di bis kota

"Ayah Mu Kekasih Ku"

“Tidak salah menyayangi orang yang sudah berkeluarga, tapi jangan biarkan hatimu sampai mencintainya” Kata-kata itulah yang sedari tadi diingat-ingat oleh Sulung, dimana ia pernah membacanya. Apakah dalam cerita-cerita yang ada dimajalahnya atau disalah artikel yang ada di surat kabar, entahlah gadis itu tak dapat mengingatnya dengan pasti. Yang jelas bundelan majalahnya telah ditelusuri lembar demi lembarnya namun ia sama sekali tidak menemukan penggalan kalimat tersebut. Sulung sepertinya mulai lelah, beberapa butir peluh telah bertengger dengan manis di pelipisnya. Gadis itu menyandarkan punggungnya ke dinding dan meraih sebotol air mineral yang terletak tidak jauh dari tempatnya duduk.ia meneguknya beberapa tegukan. Ia mencoba mengerahkan seluruh ingatannya dan mencoba mengingat kembali dimana ia pernah membaca penggalan kalimat tersebut. Tetapi percuma ia sama sekali tak dapat mengingatnya dengan baik. Merasa yang dicarinya tak diketemukan ia bergegas merapikan majalahnya dan be

"Ytc" dan "Yth"

Ytc dan Yth adalah singkatan yang biasa di sematkan pada bagian luar amplop ketika seseorang ingin mengirimkan surat ataupun paket dan sejenisnya. ada yang menarik dalam hal ini, memang bila dilihat sepintas sama sekali hampir tidak bermakna, tapi tentunya ketika seseorang menuliskan dua kata yang berbeda tersebut pastilah ada niat dan alasan tertentu. begitu juga untuk orang yang menerima amplop, dia tentu akan lebih merasa senang dan berbunga-bunga bila diamplop sebelum namanya diawali dengan ytc yang berarti yang tercinta bla bla bla... betapa senangnya hati tatkala menjadi orang yang dicintai dan itu dituangkan pula dalam bentuk yang nyata, artinya bukan hanya diucapkan dimulut saja. tetapi pernahkah kita berfikir bahwa cinta suatu saat baik cepat ataupun lambat pasti akan memudar dan sirna, dengan sedikit kesalahan yang tidak berarti cinta yang tadinya begitu menggebu-gebu dan menggelora dengan sendirinya akan padam dan meredup, bahkan bukan tidak mungkin posisinya akan bertukar d

"Koran Kecil dari Kakak Besar"

Senin, 26 Juni 2006, Pagi sekali, udara jakarta yang pekat berkabut,aku lewat tuk bkerja dan kulihat pintu dan jendelamu belum terbuka. kamu pasti belum bangun. Aku hanya menyelipkan secarik kertas dibawah daun pintumu. Semoga saja kau lekas-lekas membacanya.Isinya:Sengaja aku menaruh kertas ini dibawah daun pintumu, sambil menyingsingkan lengan bajuku menyambut sibuk yang akan segera menyergapku. Inilah yang bisa ku perbuat dan inilah pula yang kurasa paling sopan. Aku tidak melemparkannya seperti tukang koran pagi yang biasa melakukannya di halaman rumahku, tidak pula mejadikannya pesawat-pesawatan lalu melemparkannya ke lubang ventilasimu dengan harapan akan jatuh diatas tempat tidurmu. Aku berharap persediaan maafmu masih banyak, karena aku akan memintanya lagi pagi ini. Permintaan maafku atas kepergianku tanpa menutup pintu kemarin.Pekerjaan disini ternyata meminta sampai ke sisa-sisa waktuku disore hari menjelang pulangku, kadang-kadang juga meminta lebih dari itu. Bahkan kesempa

"Kamar tidurku dan Bola Dunia"

selama piala dunia berlangsung aku hampir tidak bisa merasai bagaimana nikmatnya tidur, padahal sebelum tidur aku selalu merapikan tempat tidurku, meletakkan bantal di sisi kanan dan kiri juga di kepala tentunya. tak lupa menyemprotkan by fresh beraroma melati agar kamar terasa segar dan nyaman. dan tidak lupa mematikan lampu agar tidurku bisa nyenyak nantinya. semenit berlalu...setengah jam terlewati...mata ini sangat mengantuk tapi kemudian terbelalak dan jantung ku berdebar tidak karuan, sangat kencang sehingga aku tidak bisa tidur unutk waktu yang cukup lama. ku coba susuri darimana arah suara menjerit jerit yang telah membuat tidur ku terganggu, dalam kantuk yang sangat aku mencoba untuk sadar dan kubyangkan aku sedang berjalan keluar, pelan kubuka pintu kamar dan menuju ke ruang tamu, lantas menyibak tirai jendela dan melongok kebawah. ah..ternyata ini dia..biang kerok dari semua itu. biang dari semua keributan dan suara menjerit jerit tadi. orang orang sangat ramai diwarung seb

"Bukan Kesempurnaan"(Balasan email seseorang)

sebenarnya aku ingin semua tulisanku bermakna, sehingga tidak sia sia aku menulisnya, paling tidak ketika ada orang yang membacanya seseorang itu akan merasa terhibur. atau minimal untuk diriku sendiri. selalu bermakna, tapi ternyata tidak gampang menyelipkan makna kesetiap kata yang terterakan disini. itu semua memang tergantung dengan suasana hatiku, ketika aku sedang menulis tentang anak jalanan misalnya, saat itu pastilah aku sangat miris sekali sehingga ketika sedang menulis aku merasa merea itu adalah aku. sehingga aku bisa merasai betul peluh yang mengalir di pelipis mereka, atau tangan kumal yang selalu tertadah pada jendela jendela mobil yang ditemuinya. atau..ketika aku menuliskan tentang seseorang yang tengah patah hati, mungkin ini akan sangat mudah bagiku karena aku sering mengalami yang seperti ini, paling tidak menyerupainya. bukan patah hati beneran, tapi sedikit bengkok lantas dengan cepat aku meluruskannya kembali, apakah besok akan bengkok kembali..aku tidak tahu. la

"Lawatan Cinta Presiden Jayus"

bismillahhirrahmannirrahim.... mau ngeblog lagi nih coz kemarin ngga sempat postingan, cuma sempat kirim email aja untuk kakak besar ku...maklum, listrik udah seminggu ini kena stroke di Aceh, belum ada obatnya walhasil kemaren tuh pukul satu siang baru nyala. ugh..di idi rayeuk malah mati total. gileee... semoga aja hari ini tidk timbul tenggelam lagi, soale aku mo nyampa cinta ku yang saat ini tengah ada di pembaringannya, sudah tiga hari aku tidak menyapanya dengan cinta...dan barusn karena tidak tahan lagi akhirnya aku mengirimakan short massage service untuknya, dan ternyata cintaku sedang sakit. duh Allah...jahat nian aku ini ya...saudaranya sakit malah di tanyai OL ngga??? waaks...diapain ya si ihan tuh...cubit aja ya..hidungnya biar ngga pesek lagi hehe...tapi beneran ngga pesek kok... hujan nih..dingin euy..mana air conditioner nya on lagi...ceileee syukur deh pakai baju ngga tipis, longgar dan tidak kekurangan bahan, jadi ketika panas tidak kepanasan dan ketika hujan tidak ke

"Terjemahan Kehidupan"

apa yang kurasakan saat ini adakah yang bisa melukiskannya pertautan demi pertautan yang melahirkan gejolak dan rasa membuatku membumbung tinggi sejenak mengarungi nirwana dan keindahan mega mega mengantar ku pada rasa yang tidak terperi mengantar ku pada kesempuranaan rasa memeluk rindu dan cinta dalam bayang bayang diri yang tak pernah sempurna tapi cinta menjadikanku begitu sempurna menjadikanku begitu berarti menjadikan setiap debaran debaran menjadi sangat bermakna dan langkah langkah kaki adalah gumpalan gumpalan kebahagiaan entahlah aku tidak ingin menterjemahkan semuanya biar waktu pelan pelan yang mengabarkannya padaku dia akan menceritakan mulai dari A hingga Z setiap kata setiap bait setiap teriakan dan setia tangisan karena dari sanalah semua kelengkapan itu bermuara biarlah terulang ulang kembali karena warna kehidupan memang tidak selalu sama ada hitam dan putih ada merah dan hijau ada warna warna yang kadang melahirkan seribu tanya serahkan pada waktu karena waktu t

"Cerita Kamis Malam"

sudah dua hari ini di kost kostan hanya tinggal aku dan seorang temanku, sepi. yang seorang lagi sudah pulang kampung dan yang seorang lagi sudah pindah dua minggu yang lalu. benar benar terasa sepi, tidak ada cerita, tidak ada cuap cuap karena masing masing sibuk dengan diri sendiri, tepatnya aku menjadi penguasa atas dan temanku menjadi penguasa bawah karena kebetulan aku berada di lantai atas dan dia di bawah. sebagaimana lazimnya kebiasaan anak kost....memasak bukanlah suatu keharusan dan harus dikerjakan, meskipun saat itu sedang benar benar lapar. lebih gampang dan cepat membeli ke warung atau cuma sekedar merebus mie instant. sebuah kebiasaan yang buruk sebenarnya. tapi..tapi dan tapi... karena kebiasaan itulah...semalam...temanku mengajak untuk makan keluar, aku mengiyakan saja...kasian juga melihat dia sedari pagi belum makan karena sibuk mengerjakan tugasnya, yang sebentar sebentar harus tertunda karena listrik padam. setelah memesan dua piring nasi kami duduk agak di p

"Kucing Geulis"

"Kunci Cinta (4 some 1)

sebenarnya aku punya stok cinta yang sangat besar sekali. stok cinta itu telah kupersiapkan untuk sepanjang umur hidupku. suatu waktu aku berjalan menyusuri lorong kehidupan. aku bertemu dengan pohon pohon yang kokoh, sagat menawan dan sungguh menarik. ia begitu rimbun, buahnya lebat, ingin sekali aku berteduh selamanya dibawah dahan dahannya yang rindang. siapa sangka dia juga menginginkan aku selamanya bertengger di dahannya, karena aku adalah burung kecil. karena itu pohon berfikir buahnya pasti cukup untuk ku. dasar pohon, pelan pelan ia mulai mencairkan hatiku untuk tetap berteduh disana selamanya. padahal aku masih berniat untuk terbang lagi. terbang. terbang. oh ya, kunci stok cintaku tetap ku gantung di leherku. pohon selalu bertanya kunci apa itu. dan aku jawab, ini adalah kunci stok cintaku. hm..tanpa sepengetahuanku ternyata pohon ingin memiliki kunci itu dn membuka stok cintaku untuknya. waktu terus berjalan, lama sekali. aku tertidur di dahannya, berkicau, bernyanyi ny

"Pohon, Perahu layar, Burung dan Tanah"

pohon aku adalah pohon yang sangat tergantung pada bibit, tanah, air, dan matahari juga pupuk kadang aku kurus, tatkala aku kekurangan nutrisi dan kurang perawatan kekuranan air juga bisa membuatku layu aku menjadi tidak sanggup melawan kencangnya angin karena tubuhku yang lemas aku adalah pohon yang ingin tumbuh subur dan besar hijau berbuah lebat sehingga menjadi peristirahatan burung-burung berkicau dan mereka bahagia perahu layar aku juga sebuah perahu yang tengah berlayar dilautan luas aku bisa menyaksikan matahari terbit indah tapi tak urung aku berhadapan dengan badai ombak yang besar dan karang yang menjulang yang kadang kadang tidak terlihat oleh mata hampir saja aku menabraknya lalu orang orang menjerit dan aku tersadar aku sedang melamun burung aku burung kecil yang selau ingin terbang dengan keterbatasan sayapku dengan keterbatasan daya jangkau ku mencari satu dua biji bijian sebagi bekal kubawa pulang nanti kadang aku harus berebut dengan elang besar atau rajawa

"KIAT MENGENAL CALON TANPA PACARAN "

bagi anda penganut no pacaran before marriage tentunya harus punya jurus jurus sakti untuk mengenali karakter calon pasangan anda/calon istri, tentunya anda tidak mau kan bila niat tulus anda menikah karena ibada justru terbentur dengan realita yang tidak anda inginkan karena pasangan yang anda dapatkan justru jauh dari apa yang anda harapkan, anda juga tentunya tidak mau membeli kucing dalam karung, maunya putih malah dapat belang, nah, untuk itu anda bisa mempelajari jurus jurus jitu dibawah ini, agar anda bisa mengenali pasangan tanpa harus berpacaran. Untuk mengenal calon tanpa pacaran dapat kita ketahui melalui cara-cara yang efektif, yaitu : 1. Bertanyalah kepada orang yang dianggap paling dekat dengan calon tersebut yang dapat dipercaya sehingga Insya Allah informasi yang kita dapatkan cukup objektif. Dari sinilah kita dapat mengenali sifat-sifat yang tidak nampak dalam tampil sekejap dan sifat-sifat ini penting bagi yang ingin membangun rumah tangga bersama. Dalam sebuah sy

"Kepanjangan dari BRR"

1. Badan Rapat-Rapat 2. Baru Rencana-Rencana 3. Badan Raon-Raon 4. Baru Rapat-Rapat 5. Botak Rame-Rame 6. Bagi Rayeuk-Rayeuk 7. Bek Riyouh-Riyouh 8. Boh Rom-Rom 9. Berkabung Ramai Ramai 10. Bikin Rapat Rapat 11. Beu Reujang-Reujang 12. Beu Rapi Rencana 13. Badan Ralat-Ralat 14. Badan Rilis-Rilis 15. Berkunjung Rame-Rame 16. Bagi Rezeki Rakyat 17. Bangun Retak Rusak 18. Bangun Retak-Retak 19. Bangun Rame-Rame 20. Bangun Rumah Rusak 21. Buet Rame-Rame 22. Bah Runyoh-Runyoh 23. Buhuek Rame-Rame 24. Beu Rayeuk Rumeh 25. Bagah Reuloh Rumoh 26. Bah Reuloh Rumoh 27. Bungeh Rakyat Rayeukthat 28. Bala Rijang Rhoet 29. Biarkan Rakyat Reuhiek 30. Bersama Rampok Rakyat 31. Bohong Rame-Rame 32. Benci Ribut-Ribut 33. Berpakaian Rapi-Rapi 34. Bah Rayeuk Raseuki 35. Buncit Rame-Rame 36. Bangun Rumah-Rumahan 37. Beu Rayeuk Reklame 38. Bertambah Resah Rakyat 39. Bertambah Rakus Rupanya 40. Bikin Raker Refreshing 41. Bikin Rencana Rekreatif 42. Bikin Rapat Rileks

"Bola Mania"

"coz i luv u"

thanks for you to remind me to GOD... thannks for taking care of me... hope you will receive samething from GOD amien.... how about you.... mizz you so much... (ihan: hidup ini akan semakin indah bila kita saling mengingatkan)

"Tidak Secerah Mentari"

semburat cahaya yang indah, biasnya masuk dan menggelitikku, membuatku silau dan sedikit kepanasan. indah! tapi tetap saja tidak elok untuk dipandang, siapa yang berani menantang sang surya? kecuali dari kejauhan saja. wow..meredup sebentar lalu menukik tajam dengan semburan cahaya yang lebih garang. meredup lagi...bersinar lagi...ada apa gerangan??? tentu tidak ada kaitannya dengan matahari bila setelah ini aku menceritakan tentang seseorang, meskipun begitu setidaknya matahari telah menjadi pengantar untukku bercerita pagi ini, dengan perut yan keriuk-keriuk...dua bungkus beng beng ternyata tidak cukup untuk mengganjal perut yang terlanjur mengikuti aliran Sundari Soekotjo. aku teringat akan seseorang, yang saat ini entah ada dimana, sejak kepulanganku seminggu yang lalu dia selalu ada di memori otakku, sudah dua kali aku berusaha menemuinya tapi gagal, dia berjanji menjemputku, tapi setelah ku tunggu seharian dia malah tidak mengabariku. aku mencoba menelepon atau meng sms nya..

"Aku mendengar Ketukan Pintu Dari Kakak Ku (balasan)

kakak besarku... senang sekali hati ku membaca surat dari mu rasanya sejuk sekali hati ini dan akupun kembali mengantuk karena ingin menunggumu memperbaiki selimutku yang berantakan tapi aku harus bangun bersih bersih kemudian menungguimu pulang, bukan begitu kakak besar? tadi aku mendengar ketukan pintu dari mu, tapi aku sengaja tidak bangun dan pura pura tidur, tapi setelah kau pergi akupun bergegas bangun, aku tidak ingin merepotkanmu di pagi ini.... apalagi kau bilang dikantormu sekarang ini sedang sibuk dan kau sering pulang menjelang isya tentunya kau perlu adik kecilmu ini untuk menuangkan ceritamu tentang aktivitasmu seharian ini tapi kita tidak bisa seprti dulu aku tidak bisa menungguimu berpuisi untukku karena sesuatu telah terjadi di kantormu aku juga tidak bisa berteriak keras keras karena kau lama membelas pesan pesan ku sekarang yang bisa kulakukan adalah menulis menulis dan menulis lalu kau membalasnya untukku di sela sela lelahmu kau masih sempatkan untuk mencoret coret

"Ketukan Pintu Kakak Ku...(dari Kak Nijar)"

Maaf, pagi-pagi sekali aku sudah mengetuk pintu rumahmu. Kulakukan karena sudah tidak sabar lagi ingin menyapamu.Mungkin kamu masih tidur, tak apa, aku akan meluruskan bantalmu yang miring dan merapikan kembali selimutmu yang berantakan. Lalu, silahkan melanjutkan tidurmu dengan suara nafasmu yang lembut. Aku ingin kamu tahu bahwa sedikitpun aku tidak pernah berkeinginan meninggalkanmu atau memendam rasa marah padamu tidak pernah sama sekali, itu saja. Selanjutnya aku akan segera mulai dengan kesibukanku.Hari-hari terakhir ini ada perubahan besar mendasar di tempatku bekerja, aku juga harus terpaksa ikut bersibuk-sibuk membantu para pembesar-pembesar itu membahas permasalahan keuangan negeri ini. Sekarang tidak jarang aku pulang isya. Ingin sekali rasanya berbincang-bincang denganmu lagi tapi tetap saja tidak bisa karena sepertinya ada masalah di pusinteknya. Sebagai gambaran, ditempatku ini ada ribuan komputer yang semuanya connect ke dunia internet melalui tiga line. kita bebas memil

"Persembahan Adik Kecil"

aku sering dipanggil adik kecil yang tentunya oleh kakak-kakak ku yang sering ku panggil kakak besar mereka menyayangiku sama seperti aku menyayangi mereka tapi aku sering membuat mereka marah aku sering mengusili mereka seperti kemarin sore aku mengatai kakak ku apa yang seharusnya tidak boleh kukatakan tapi aku jujur ku katakan saja apa yang ingin kukatakan sebenarnya tidak boleh begitu karena kakak kakak ku juga manusia yang punya perasaan aku sudah minta maaf ku yakin dia juga sudah memaafkanku apa menjadi adik kecil harus selalu begini? inginnya dimanjai terus disayang terus padahal kakak besar juga perlu diperhatikan kakak besar juga ingin diistimewakan bukan hanya adik kecilnya saja senangya punya kakak banyak aku di rindui terus disayangi kalau capek tinggal bilang kak, aku capek lalu mengalirlah kata-kata penyemangat yang tidak berujung kalau sedih juga tinggal bilang saja dan kakak besar tidak pernah lelah menghibur adik kecilnya ini tapi...kalau

"Kue Tart Dari Ihan"

hari ini.... usiamu bertambah lagi, bahagia kan? karena ada yang mengucapkan selamat ulang tahun, selamat hari jadi atau mungkin juga selamat ilang tahun... bahagia juga karena mungkin orang-orang terdekatmu ada yang memberikan hadiah untukmu, coklat, kembang, parfume atau juga buku....sedang aku....maafkan, aku tidak bisa memberikan apa apa untukmu... kau kan tahu...aku jauh sangat jauh malah bayangkan saja, laut yang menjadi jaraknya pun begitu, selalu terasa dekat jika aku mendengar suaramu seolah kita sedang menyusuri jalan bersama sambil bercengkerama dan menikmati kilau senja yang menjingga duh...aku jadi kemana mana ngomongnya padahal tadi sedang bercerita tentang ulang tahun mu ya honey... aku sedih karena cuma bisa meneleponmu semalam itupun harus terputus karena hand phone mu drop total tapi tadi pagi aku sudah mengirimkan ucapan super singkat beserta dengan kue tart yang ada lilin diatasnya, disekelilingnya di hiasi dengan almond dan tabur coklat udah di cob

{Balasan Muhibah Lafadz Cinta Dua Jiwa}

dari bibir serambi selalu saja ada getar getar selaksa jiwa yang memburai, mengalir dan bercecer di relung hati. harapanku agar ia sampai kemuaranya ke negeri nun jauh di seberang pulau sana. memeluknya, membelainya, memberikannya sandaran atau sekedar seulas senyum yang tidak begitu sempurna. saat kaki ini gontai melangkah pikiran melayang ke negeri lain disana apalagi ketika aku melihat pelangi terbentang di ujung langin semakin teringat akan perkenalan kami yang telah lalu sebenarnya ingin sekali untuk bertemu melepas rindu dan menceritakan banyak hal tentang nyanyian dua jiwa padang rembulan terbayang semangat cintanya disetiap malam-malam panjang lalu aku meneruskan pesan cinta itu kepada setiap orang karena aku butuh cinta dari cinta-cinta yang suci cinta cinta yang dihiasi dengan lilin lilin berwarna merah yang menerangi jalan-jalan kehidupan betapa aku ingin mengajaknya bersama menelusuri lorong kecil di depan rumahku atau sekedar mencicipi sayur asem buatanku

"Matahari ku"

kupandang hidup ini dari sisi pandangku saja, aku melihanya gelap, pengap, panas, sempit dan kadang menakutkan. membuatku tidak bebas bergerak, tidak leluasa, kemana-mana selalu dibayangi perasaan gelisah dan takut. kucari sebab dari itu semua, kusibak tirai jendela hatiku, ku buka pintu dinding jiwaku. tahulah kini, mengapa aku begitu gelisah, mengapa aku sering tak tenang, meski aku tak pernah menceritakannya kepada siapun, sudah lama aku menutup jendela hati, sehingga matahari tidak bisa masuk untuk menerangi lorong-lorong jiwaku yang gelap, angin-angin tidak bisa memberi kesegaran di rongga relung jiwa, karena aku...menutup seluruh celahnya. mungkin juga secara tidak sengaja aku menguncinya. sekarang tahulah kini aku, mengapa hati ini tidak lagi mudah tersentuh melihat pegnemis-pengemis di pinggir jalan, melihat saudara-saudaraku yang tidak punya rumah karena berbagai bencana, tidak punya makanan, pakaian dan juga uang. tahulah kini mengapa aku begitu mudah menunda-nunda untuk berb

"Untuk Kakak Ku..."

kepada yang tersayang kakak ku wherever you are... kakak... aku tahu mungkin aku belum bisa menjadi adik kecil yang baik bagimu, yang bisa melakukan sesuatu yang membuatmu senang dan bahagia. atau sesekali menggurat senyum dibibir mu, aku belum bisa melakukan itu semua. bahkan hari ini aku telah membuatmu kecewa dan sedih, teramat kecewa hingga kakak mengatakan kata-kata terakhir untukku. kakak... aku bisa merasakan apa yang kau rasakan, marah, sedih dan kecewa, karena aku juga pernah merasakan hal yang sama, tapi waktu itu kau menguatkanku, kau menyuruhku untuk mengabaikan semua itu, padahal yang kau rasa sekarang tidaklah sama seperti apa yang aku rasakan, kakak... aku juga minta maaf kalau aku telah membuatmu begitu marah, atau mungkin kakak tidak ingin mengenalku lagi setelah ini, tapi bukankah kakak yang bilang, memutuskan silaturrahmi itu tidak baik? aku sayang kakak, dan tidak mau kehilangan kakak, aku masih selalu menunggu kekonyolanmu, bayolanmu dan leluconmu. itu yang

"Kakak Besar dan Merpati Kecil (oleh: Kak Nijar)

Adalah seseorang yang dipanggil dengan panggilan ‘Kakak Besar’. Dipanggil ‘Kakak’ karena memang sang kakak ini lebih tua dibandingkan orang-orang sekitarnya. Dan dipanggil ‘Besar’ karena memang badannya relatif lebih besar bila dibandingkan dengan ukuran biasa manusia sesusianya. Penyebutannya denan ‘Kakak Besar’ semata-mata karena itu. Berbeda memang dengan penyebutan-penyebutan terhadap tokoh-tokoh, seperti ‘Bung’ yang memberi kesan penuh semangat, dengan lengan baju yang disingsingkan dan tinju yang mengepal, yang setiap saat bisa memberikan teriakan-teriakan komando. Sebutan ‘Bung’ mempunyai kesan sangat operasional. Mempunyai kesan yang senantiasa keep on moving. Bahkan lebih dari sekedar itu, sebutan ‘Bung’ mempunyai kesan yang berapi-api misalnya ‘Bung Tomo’, ‘Bung Karno’ atau ‘Bung Harmoko”. Sebutan ‘Pak’ adalah untuk tokoh yang lebih dituakan. Kesan yang tampil adalah wise dan cool berpengatahuan luas dan senantiasa dipikir masak-masak sebelum berbicara dan bertindak. ‘Pak’ me

"hidup seperti permen nano nano"

hidup ini unik, begitu tadi siang aku mengatakan kepada seseorang. yah...unik karena semua unsur melebur menjadi satu, tidak sah rasanya hidup tanpa pernah merasakan bagaimana rasanya susah, sedih atau bahagia, juga bukan hidup namanya jika tidak pernah mengalami kesulitan maupun kebahagian, dan itu berbeda kadarnya untuk setiap individu. seorang pengemis makan mungkin hanya satu hari sekali, itupun kalau ada, tetapi ia sudah merasa bahagia bisa mencicipi bagaimana rasanya nasi,meski tanpa lauk yang berarti. sementara orang yang punya kecukupan rejeki makan dengan lauk ayam masih saja belum bisa membuatnya merasa nikmat, karenanya mereka menambah daftar menu makan mereka denga salad, kerupuk, sayuran atau juga sambal terasi, dan juga buah, segelas susu agar empat sehat lima sempurna bukan hanya selogan semata. hidup juga harus diselingi dengan airmata sesekali, walaupun itu air mata kebahagiaan. juga tawa canda, meskipun hati saat itu sedang dirundung duka dan berkecamuk. hidup meman

"Tempat Setahun Lalu"

duh...Allah.... andai saja yang terjauh bukanlah masalalu dan yang terdekat bukanlah kematian ingin sekali aku meminta dan memohon pada Mu kembalikan aku kewaktu setahun lalu ditempat aku belum mengenal cinta belum mengenal arti sebuah kasih sayang yang menjadikan ku begini....