Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2006

"Coz I'm Muslim"

seperti yang pernah kutulis pada artikel sebelumnya kalau jaman sudah tak lagi muda. banyak hal-hal baru yang muncul dan semakin menggila dan sepertinya sulit sekali dibendung. menerjang seperti air bah yang merusak tanggul-tanggul keimanan berupa akidah. tapi sayangnya tak ada yang sadar dengan bencana besar itu. merasa adem ayem saja padahal sedang menjadi korban dari keanehan jaman yang tua ini. disekelilingku kutemui keganjilan-keganjilan yang sangat menyiksa batin ini. meraung-raung meneriaki karena mereka telah terseret arus yang demikian dahsyatnya. membuat mereka timbul tenggelam dan kian sesak tapi mereka tak merasakannya karena terbuai oleh gaya hedon tersebut. berbagai alasan diberikan untuk melegalkan kekhilafan. alih-alih ingin mencari jati diri yang terjadi malah seperti kerbau yagn dicocoki hidungnya. diseret arus jaman dan kemudian dikenalkan pada budaya-budaya instant yang benar-benar instant. untuk berpakaian cukup dengan gaya minimalis saja dan dipenuhi dengan berbag…

"kerinduan yang tertunda"

hari ini kembali sepi menyergapku, meringkik bersama dingin malam dalam selimutku. menjawil leguhan hati untuk waktu kedepan. kembali kurasakan seperti kemarin. merenda hari-hari dengan perasaan berdebar-debar dan sedikit membayangkan kenyerian dalam hati kecil keperempuananku. tapi entah mengapa hari ini aku bahagia sekali. tak dapat kuterjemahkan seperti apa rasanya. seperti merasa dekat sekali dengannya. padahal seperti biasa tetap jauh. hari ini kembali kerinduan akan menemaniku. menjejakkan langkah bersama alunan desau angin. menyelinap seperti sinar matahari pagi. panas tapi tetap indah. dan akan semakin resah bila tidak ada. ini bukan yang pertama dan bukan pula yang terakhir. akan ada waktu-waktu peristirahatan berat untuk batin ini. seperti ini akan ada terus. ingin sekali aku berbicara dengan bahasa keseharianku. tetapi kenapa setiap kali menulis selalu bahasa seperti ini yang tercipta? bahasa kalbu yang terlukiskan dengan kehalusan perasaan dan naluri. bahasa kalbu yang kadan…

"Hadiah Terbaik Untuk Diri Sendiri" Oleh: Gede Prama

Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Ada masa sulit dalam berumah tangga, kehidupan karir, kesehatan, atau kehidupan pribadi yang diguncang badai. Kebanyakan juga setuju kalau masa-masa sulit ini bukanlah keadaan yang diinginkan. Sebagian orang bahkan berdoa, agar sejarang mungkin digoda oleh keadaan-keadaan sulit. Sebagian lagi yang dihinggapi oleh kemewahan hidup ala anak-anak kecil, mau membuang jauh-jauh, atau lari sekencang-kencangnya dari godaan hidup sulit.
Akan tetapi, sekencang apapun kita menjauh dari kesulitan, ia tetap akan menyentuh badan dan jiwa ini di waktu-waktu ketika ia harus datang berkunjung. Rumus besi kehidupan seperti ini, memang berlaku pada semua manusia, bahkan juga berlaku untuk seorang raja dan penguasa yang paling berkuasa sekalipun. Sadar akan hal inilah, saya sering mendidik diri untuk ikhlas ketika kesulitan datang berkunjung.
Syukur-syukur bisa tersenyum memeluk kesulitan. Tidak dibuat sakit dan frustrasi saja saya sudah sangat…

"Kejujuran Hati"

tiba-tiba engkau hadir merayap jauh dihati, menelikungkelokan hidupku dan singgah dipelatarannya. selamaitu pula seperti ada yang membawaku terbang mengitariangkasa, merajut asa dan secercah harapan kembalitertata. kadang-kadang aku berfikir telah mengkhianatidiri tapi ternyata bukan, waktu yang membawaku kesana.mengenalkannku pada dunia lain yang sebelumnya samasekali tak kumengerti dan hanya ada dalam angan.sekali waktu ku coba bertanya dengan segala keingintahuanku tapi ternyata itulah awal dari segalanya.dawai-dawai yang berdenting bermula darikalimat-kalimat keheranan dan ketakjuban. hinggaakhirnya sebentuk pengakuan telah terjadi. pengakuandiri pada kejujuran hati yang tak mungkin didustai. ketika pagi-pagi ku berharap ada sesuatu yang hadirdan menyapa hati. beriringan dengan sapuan lembutangin yang telah membawaku ke alam lain. ketika semuamenjadi tak biasa. tak ada lagi yagn perlu kutakutiselainDia. ah...memang indah menjalani semuanya tapimengapa harus terbersit keperihan yan…

Karena Cinta Perlu Pengungkapan

Tiga hari lagi valentine day akan tiba, hari yang disebut-sebut sebagai hari kasih sayang. hm...apakah harus menunggu setahun lamanya untuk menunggu hari kasih sayang? ugh....terlalu lama. sangaaaaaat lama.

orang-orang terutama remaja menyambutnya dengan suka cita. berbagai persiapan lantas disiapkan sesempurna mungkin untuk memperingati hari tersebut. mulai dari baju cantik, pernak-pernik, aksesori sampai makanan dengan sejuta aneka, oh ya tak lupa juga kado untuk diberikan kepada seseorang yang dianggap paling istimewa. bukan hanya persiapan fisik seperti itu saja yang jadi menu utamanya, persiapan non fisik juga tak luput dari perhatian. seperti misalnya bagaimana mempersiapkan diri untuk mengatakan"aku cinta kamu" kepada someone specialnya agar tidak norak dan terkesan mengada-ngada.

"Dari Mengutak-atik Bon sampai ke Sekolah Copet"

Jaman memang sudah tak muda lagi, barangkalai itu pula yang membuatnya jadi edan. tepatnya manusia yang menjadikannya edan. seperti orang yang mengatakan bajunya sempit, apa benar bajunya yang sempit....atau dia yang gemuk??? makanan kah yang membuatnya gemuk atau selera makannya yang enggak bisa di rem??? kita memang terbiasa dengan menyalahkan orang lain maupun menyalahkan keadaan, sehingga dengan dalih itu lantas melegalkan segalanya. termasuk perbuatan yang banyak mudharatnya. bahkan mencelakakan orang lain. membunuh, dengan alasan untuk nyari makan, menipu dengan dalih menyelamatkan diri, korupsi adalah kompensasi karena telah pusing mengurus rakyat, tapi rakyatnya tetap aja kelaparan dan miskin. wuih....pusing aku... semalam, kira-kira pukul sebelas malam aku masih keluyuran di jalan with my sista. kami nyari voucher yang jumlahnya tidak sedikit. jadilah kami menyusuri jalan nyari dimana ada counter hape yang masih buka selarut itu. toko terakhir yang kami masuki cukup memberikan …

"Riak Hati Yang Bergelombang"

laut-laut bergemuruh berpindah kehati ketika kerinduan menyergap angin-angin gunung menusuk kalbu ditengah malam tanpa cahaya tubuh-tubuh menggigil memanggil-manggil meratuk-ratuk menahan gelisah berdenyut-denyut menahan sesak dan riak hati agar tak tumpah kehadapan cukup gelap menamani kesendirian tak perlulah terlalu memaksa diri karena rindu memang tak beradab ketika purnama berbisik menyapa terdiam bukan bisu tapi tak tahu menjawab apa kupikir gemuruh dihati adalah jawaban atas apa yang terjadi riak hati yang bergelombang ada masanya

"Mahasiswa Bakar Bendera Denmar di Perwakilan Kantor Uni Eropa di Banda Aceh"

Banda Aceh, Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Anti Pelecehan hari ini(selasa,07/02/06) melakukan aksi protes ke kantor perwakilan Uni Eropa di Banda Aceh berkaitan dengan munculnya karikatur Nabi Muhammad di Denmark. Para mahasiswa yang tergabung dari universitas negeri dan PTS juga dari berbagai organisasi kepemudaan dan Paguyuban tiba di kantor perwakilan Uni Eropa pukul 11:40 wib dengan menggunakan dua unit bus damri, satu unit mobil pick up, satu unit mobil pribadi dan puluhan sepeda motor. para mahasiswa juga turut mengusung puluhan poster dan sebuah spanduk besar yang sangat mencolok dengan tulisan "Denmark Go To Hell". poster-poster tersebut diantaranya berisi kritikan pedas dan protes yang ditujukan kepada Denmark. diantaranya adalah "Denmark the Real Devil" dan "Denmark, Jyllands-Posten Go to Hell". para mahasiswa meminta perwakilan Denmark untuk meminta maaf kepada seluruh masyarakat muslim di Aceh khususnya dan dunia…

"MERETAS JALAN MENUJU JINGGA" bagian 1

Meretas 1

senja tak lagi muda. malam bertaburan kerlipan bintang dan langit begitu cerah. pertanda bagus untuk perjalanan waktu hingga esok pagi dan hujan tak perlulah menggoda bumi unutk malam ini. cukuplah ia memandikannya siang tadi, dan menyiram daun-daun yang kekeringan. namun begitu tetap bukan isyarat bagus untuk meneruskan petualangannya. apalagi untuk seorang perempuan. walaupun ini untuk yang kesekian kalinya. tetap saja ada getar-getar halus yang merangsek di dadanya tatkala ia belum sampai dirumah hingga pukul sembilan malam. tidak ada yagn akan memarahinya, tapi sudut hatinya berkata begitu. seorang gadis, menyusuri jalan menuju rumahnya. cukuplah lampu-lampu disepanjang jalan menjadi penerang baginya. tak perlu obor-obor bambu seperti yang dulu ia lihat di kampung neneknya, puluhan tahun lalu, saat ia masih duduk disekolah dasar. saat listrik belum masuk ke desa-desa, dan penduduk menggunakan obor dari bambu sebagai penerangan untuk berjalan dimalam hari. indah sekali. ia…

"Ketika dunia tak lagi bersahabat"

Uang bukanlah segalanya. tapi untuk mendapatkan segala-galanya memerlukan uang. kata itu bukan pertama kali kudengar, memang ada benarnya juga, tapi tidaklah mutlak. sebab ada hal-hal yang tidak dapat dibeli dengan uang; cinta. tapi kali ini aku sedang tidak ingin bercerita tentang cinta, terlalu sempit waktu yang kupunya untuk mengupas sisi-sisi cinta dalam sudut pandangku.

siang tadi, seorang perempuan berusia lima puluhan lebih masuk ke mushola di fakultasku. penampilannya terlihat rapi dan apik, tak ada tanda-tanda dia seorang pengemis ataupun apapun julukannya. setelah menyalamiku dan seorang temanku perempuan itupun berlalu. tujuannya adalah kepada sekelompok mahasiswa yang sedang mentoring disudut mushola. barangkalai ada keperluan apa..begitu batinku saat itu.

melihat perempuan itu sangat serius berbicara, akupun terpancing untuk menyimak pembicaraan mereka meski tak terlalu jelas. belakangan ku ketahui ia sedang dalam kesulitan. perempuan itu mengaku telah tiga hari berada di b…

"terkait penghapusan pasal-pasal RUUPA, mahasiswa demo ke gedung dewan"

Seratusan mahasiswa Unsyiah dan IAIN Ar Raniry yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Darussalam, kamis(2/2/06) melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD. aksi unjuk rasa ini merupakan sikap protes mahasiswa terhadap keputusan Depdagri yang telah menghapus beberapa pasal penting dalam draft RUUPA (rancangan Undang-Undang Pemerintahan Aceh).

para mahasiswa dari dua perguruan terbesar di Aceh tersebut sudah berkumpul di depan eks gedung gelanggang sejak pukul 10.00 WIB. setelah semua massa berkumpul mereka langsung menuju ke gedung DPRD dengan menggunakan satu unit bus Damri dan puluhan sepeda motor.

mahasiswa menilai penghapusan beberapa pasal yang dianggap penting tersebut merupakan bentuk penghianatan terhadap perjanjian Helsinki sebagaimana yang tertuang dalam MoU ( Nota Kesepahaman) dan juga penghianatan terhadap rakyat Aceh yang mengharapkan perdamaian abadi di Aceh. "penghapusan pasal RUUPA ini merupakan bentuk penghianatan Depdagri kepada rakyat Aceh, dan bukan mustahil kalau …