Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2007

Kejam

siapakah yang paling kejam didunia ini? Fir'aun? Hitler? atau Musuh kita? tidak semuanya, karena sesungguhnya yang kejam adalah diri kita. dalam lingkup yang paling kecil misalnya, kita melakukan kesalahan, katakanlah memecahkan piring saat mencucinya dan orang tua memarahi kita. lalu, apakah kita bisa mengatakan orang tua kita kejam? tidak! karena kita yang ceroboh. hingga piring tadi pecah yang menyebabkan orang tua kita marah.

dalam lingkup yang lebih khusus lagi, banyak sekali orang yang menyalahkan cinta dan mengatakannya kejam. sederhana saja pertanyaannya, apakah cinta itu kejam? tentu saja tidak. cinta itu anugerah, cinta itu nikmat, cinta itu punca kebahagiaan. lalu, mengapa ada orang yang sampai hati memberi stigma kejam pada cinta.

kalau saja kita bisa berhati-hati dengan diri kita sendiri, tentu kita tidak pernah terjebak oleh cinta. mengapa kita berani jatuh cinta bila tidak pandai mengelolanya? sama halnya dengan mencuci piring tadi, mengapa kita teledor, mengapa kita …

Membudayakan Agama Dalam Kehidupan

Pemaksaan adegan reka ulang perbuatan amoral terhadap sepasang remaja beberapa waktu lalu namun masih menjadi pembicaraan sampai hari ini merupakan sebuah fenomena baru. Kondisi tersebut seharusnya tidak terjadi di negeri yang tengah menggalakkan proses pemberlakuan syariat menuju kaffah sebagaimana yang dicita-citakan masyarakatnya. Tapi apa lacur, dari hari ke hari pencemaran syariat islam justru semakin meningkat, motifnya pun beragam, mulai dari yang sifatnya coba-coba sampai yang suka-suka, ada yang menanggapinya secara dingin adapula yang begitu berapi-api, perbuatan tersebut dilakukan bukan saja oleh masyarakat awam tetapi juga oleh para pelaku syariat itu sendiri yang seyogyanya lebih paham tentang syariat. Fenomena diatas menimbulkan tanda tanya besar dalam setiap benak orang, mengapa itu bisa terjadi? Mengapa pula ‘tega’ melakukannya dan menodai syariat dengan cara murahan seperti itu? Jawabannya sebenarnya sangat sederhana, yaitu belum membudayanya nilai-nila…

Overacting

menunjukkan perhatian kepada orang lain itu perlu, dianjurkan malah, selain untuk menjalin hubungan kedua belah pihak juga akan membuat hubungan itu sendiri menjadi hangat dan akrab. tapi bila perhatian itu sudah overdosis apakah kehangatan itu akan terjalin? atau malah meleleh karena terlalu hangat? dan akhirnya hilang tak berbekas. kasihan sekali, penyebabnya padahal sangat sepele sekali; gara-gara over acting!

salah satu tips dan trik untuk mengawetkan sebuah hubungan adalah komunikasi yang lancar, ini adalah kebutuhan dan tidak bisa tidak. kalau tidak maka hubungan tersebut akan jadi cair dan tidak berkualitas, ukuran kualitas itu sendiri tergantung dari pelakunya sendiri. tidak ada yang baku disini. tapi, kalau kita belum mengenal karakter seseorang, lalu bersikap overacting tadi, apa yang terjadi? alih-alih ingin menjalin hubungan yang mesra, yang terjadi justru sebaliknya, ilfeel.

sebagai makhluk sosial yang kerap berinteraksi dengan orang lain, kita harus memperhatikan benar at…

Kopi

Kopi, sebagaimana saudaranya Teh merupakan jenis minuman pelengkap dalam kehidupan sehari-hari kita, bagi sebagian orang misalnya, sarapan pagi belum sempurna tanpa segelas kopi maupun segelas teh hangat. bagi sebagian orang yang lain, hari ini bisa jadi akan gagal tanpa segelas kopi dan teh, sebab dari segelas kopi dan teh itu ia akan memperoleh 'pencerahan' tentang apa yang akan dia kerjakan nantinya.

bagi saya sendiri, teh maupun kopi tidaklah termasuk sebagai minuman favorit, ada atau tidak itu tidaklah penting. tetapi soal rasa, tentu saja saya bisa bedakan bagaimana kopi yang enak dan tidak. karena itulah saya selalu penasaran dengan kopi sehingga setiap kali ada pertemuan saya sering memesan kopi, sekedar ingin membedakan saja rasa antara kopi di warung A dengan kopi yang di warung B. kopi di kota C dengan kopi di kota D. semoga ini bukan alasan untuk mengatakan saya akan menjadi pecandu kopi.

nah, dari hasil 'kerja keras' saya selama ini, boleh dibilang (bukan ma…

Catatan Awal Juni

Tidak Jadi Yang Jadi

14 panggilan tidak terjawab! 5 dari ibunda tercinta, 5 dari sepupu tersayang dan 4 lagi dari teman wartawan, bukan sengaja tidak diangkat tetapi memang tidak terdengar karena letak benda kecil itu jauh dengan saya, ketika itu saya sedang memberi pengarahan kepada cet berecet alias anak-anak yang akan mengikuti lomba mewarnai dan menggambar, sementara hand phone saya ada diteras, dimeja komputer sedang di charge.

sekolah SD N 2 Jantho, hari Minggu, 3 Juni 2007 terlihat begitu ramai, bukan hanya peserta lomba saja yang hadir tetapi juga para orang tua dan guru yang akan mendampingi anak didik mereka untuk berlomba. selain mewarnai dan menggambar juga ada lomba model cilik yang diikuti dari beberapa sekolah yang tergabung dalam gugus se kota Jantho, Aceh Besar.

paragraf kedua diatas hanya sebagai informasi tambahan saja, sebagai penutur awal mengapa sampai begitu banyak panggilan tidak terjawab hanya dalam waktu 5 menit yang tidak saya angkat. sebelum-sebelumnya orang t…