Langsung ke konten utama

Meningkatkan Performa dengan Ponsel Premium yang Low Budget



Image by telset.id 


Sebagai pekerja media, kebutuhan saya pada ponsel pintar bisa dibilang levelnya di atas kebutuhan primer. Bukan, saya bukan kecanduan pada smartphone, tetapi pekerjaanlah yang membuat saya sangat tergantung pada benda mungil itu. Begitulah teknologi hadir untuk memudahkan pekerjaan manusia, khususnya orang-orang yang pekerjaannya berhubungan dengan internet seperti saya ini.

Dengan perangkat mungil bernama smartphone, saya bisa dengan mudah memeriksa surel atau tulisan-tulisan dari rekan-rekan wartawan yang akan saya edit. Tentunya tanpa perlu membuka perangkat yang lebih besar lagi, yaitu laptop.

Lebih dari itu, saya membutuhkan perangkat smartphone yang cukup untuk menunjang pekerjaan saya. Kecuali saat tidur, selama itu pula saya selalu terhubung dengan ponsel. Tak terkecuali di akhir pekan atau di tanggal merah sekalipun. Lagipula, siapa sih yang mau berpisah sesaat saja dengan ponselnya di era Revolusi Industri 4.0 ini?

Berprofesi sebagai jurnalis membuat saya sering bepergian untuk urusan pekerjaan. Nah, dalam kondisi seperti ini keberadaan sebuah telepon pintar bisa dibilang fungsinya melebihi teman sejati. Selalu ada bahkan di saat yang tidak dibutuhkan.

Saat bepergian, saya termasuk orang yang sangat minimalis dalam membawa barang. Saya tidak akan merepotkan diri sendiri dengan membawa banyak barang. Andalan saya hanya satu ransel untuk memasukkan beberapa potong pakaian dan perlengkapan lainnya. Plus satu ransel untuk tempat laptop dan printilan kecil-kecil lainnya, termasuk buku yang mungkin bisa saya baca di waktu-waktu senggang.

Karena sifat minimalis ini pula membuat saya malas menenteng kamera bila bepergian. Cukup mengandalkan smartphone saja untuk segala kebutuhan dokumentasi saya. Kadang-kadang, untuk membunuh rasa bosan dalam perjalanan, saya ingin sekali menikmatinya dengan bermain game. Namun hasrat itu terpaksa saya tunda karena ponsel yang biasa saya pakai sepertinya belum mendukung penuh. Hahaha.

Ada beberapa hal yang membuat saya selalu urung untuk bermain game. Pertama, karena daya baterainya yang tidak tahan lama. Bila melakukan perjalanan jauh saya selalu berusaha menghemat penggunaan ponsel karena takut baterainya habis sebelum sampai tujuan. Memang sih saya selalu membawa powerbank, tapi kan tetap saja si powerbank-nya harus dihemat-hemat. Seringkali baterai ponsel dan powerbank habis bersamaan dan itu membuat saya kelimpungan bin mati gaya.

Kedua, ponsel saya mudah sekali panas. Hanya dipakai untuk kebutuhan standar saja sudah panas, konon lagi untuk dipakai nge-game. Bisa-bisa meledaklah dia hiks hiks hiks. Makanya selama ini saya tidak pernah menginstal aplikasi game apa pun di ponsel.

Belakangan, saya baru tahu ternyata ada ponsel yang sangat mendukung untuk meningkatkan performa saya dalam bekerja, sekaligus bisa memenuhi hasrat bermain game, yaitu ASUS ZenFone Max M2 ZB633KL. Hasil berselancar, setidaknya ada beberapa hal yang membuat saya tertarik ingin memiliki smartphone ini. Yuk, kita intip bareng-bareng:

Android Oreo 8.0:
Apakah ini bisa diputar, dijilat, dan dicelupin?




Image by dianisa.com 


Hal pertama yang menjadi pertimbangan saya ketika ingin membeli ponsel adalah "mesin"nya. Tak ayal, sebelum ke toko ponsel, saya menyempatkan diri untuk mencari-cari di internet mengenai kriteria ponsel yang ingin dibeli. Prinsip saya, jangan percaya mentah-mentah apa yang dipromosikan oleh si penjual produk. Minimal kita sendiri punya catatan mengenai kriteria produk yang ingin dibeli. Soalnya saya pernah punya pengalaman tak menyenangkan dalam membeli ponse. Jadinya makin ke sini makin hati-hati.

Saya juga melakukan hal yang sama ketika mendapatkan informasi tentang ASUS ZenFone Max M2 ZB633KL. Hingga akhirnya saya “tersesat” ke laman asus.com. Di situs resmi inilah saya mendapatkan informasi detail mengenai produk ponsel yang digadang-gadangkan sangat asyik untuk bermain game ini.

Setelah melihat-lihat, ada beberapa spek yang membuat saya jatuh hati, yaitu sistem operasinya yang menggunakan sistem operasi pure Android Oreo 8.0. Hm, apakah itu semacam biskuit yang asyiknya “diputar, dijilat, trus dicelupin” itu? Hehehe. Ya, semacam itulah. Tapi ini dalam wujud perangkat teknologi.

Android Oreo merupakan sistem operasi open source alias sumber terbuka yang khusus dikembangkan oleh Google untuk perangkat mobile, seperti smartphone, tablet, dan perangkat touch screen lainnya. Ini merupakan versi ke-15 dari sistem operasi Android yang sudah dirilis. Nama-nama OS Android memang identik dengan makanan dan bikin kita terbayang makanan enak saat menyebutnya.

Salah satu kelebihan OS ini adalah adanya fitur Picture in Picture (PIP) yang membuat pengguna bisa tetap menjalankan aplikasi lainnya meskipun ia sedang menonton video. Uhuy… belakangan saya memang suka sekali menonton video. Efeknya, saya malah nggak produktif, karena tidak bisa menyambi bekerja saat sedang menonton. Eh, nyambi menonton atau nyambi bekerja nih? Dengan teknologi OS ini memungkinkan saya tetap produktif meskipun sambil bersantai sambil menonton video. Jadi, bukan cuma terasa ringan untuk bermain game saja.


Qualcomm Snapdragon 632, Penyempurnaan dari 625



Image by dailysocial.com 


Qualcomm, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang industri komunikasi pada pertengahan tahun lalu meluncurkan tiga seri chipset terbaru, yaitu Snapdragon 632, 439, dan 429 untuk platform mobile. Chipset ini digadang-gadang membawakan teknologi premium ke ponsel pemula.

Dengan prosesor Snapdragon 632 ini, ASUS ZenFone Max M2 ZB633KL ingin memberikan pengalaman teknologi premium untuk pengguna kelas bawah. Itu artinya, ponsel ini tak hanya memberikan saya kesempatan bermain game, tetapi juga bisa mengambil video dengan resolusi 4K UHD, dan konektivitas LTE berkecepatan tinggi. Sebagai informasi, prosesor ini merupakan upgrade dari Qualcomm Snapdragon 625 yang terkenal punya performa tinggi, tetapi hemat daya dan tidak panas.

Desain Elegan nan Memikat


Midnight Black yang saya taksir. Image by asus.com 


Sebagai milenial yang selalu ingin tampil praktis dan efisien, plus tak ingin ketinggalan gaya, saya cenderung menyukai ponsel-ponsel minimalis; bentuknya yang slim dan bobot yang ringan. Namun didukung oleh performa yang gahar dan memiliki fitur lengkap. Secara fisik saya jatuh hati pada desain ponsel ini yang terlihat elegan.


Layarnya yang berukuran 6.3-inch, 19:9 resolusi HD+ (1520 by 720) IPS display misalnya, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu lebar. Saya rasa cukup memberikan efek visual yang ideal untuk bermain game di perangkat mobile seperti ponsel. Ketebalan bodynya cuma 7,7 milimeter dengan keseluruhan bobot 160 gram.


Selain itu, juga tersedia tiga pilihan warna yang soft, yaitu Midnight Black, Space Blue, dan Meteor Silver. Saya sendiri lebih suka warna Midnight Black yang mencerminkan kepribadian saya yang introvert.


Baterai Tahan Lama Ibarat Kopi yang Bikin Melek Terus



Image by tulisanilham.com 


Tadi saya sudah cerita bahwa keluhan saya selama ini adalah baterai ponsel yang terlalu cepat habis. Kondisi itu kadang-kadang membuat “ruang gerak” saya untuk bermain ponsel jadi terbatas pula. Kekhawatiran itu sepertinya akan segera pupus bila saya memiliki ZenFone Max M2 yang didukung daya baterai hingga 4.000mAh.

Saya hampir tidak percaya saat melihat uraian spesifik mengenai kekuatan daya baterai ponsel ini. Mampu bertahan hingga 33 hari dalam kondisi standby dalam jaringan4G; tahan untuk memutar video selama 21 jam; tahan untuk berselancar di internet melalui jaringan Wi-Fi selama 22 jam; dan tahan untuk bermain game tanpa jeda selama 8 jam. Menakjubkan. Kebayang ‘kan kalau ponsel ini cuma digunakan hanya untuk chatting dan buka surel doang. Bisa-bisa saya lupa sama benda yang namanya charger atau powerbank.

Baterai ponsel yang tahan lama ibarat senyawa kafein dalam kopi yang bisa bikin ponsel "melek" terus. Itu artinya, ponsel ini selalu siap untuk diajak tempur.

Kamera: Organ Vital Sebuah Ponsel


Hasil jepretan ASUS ZenFone Max M2. Image by bairuindra.com 




Hasil objek foto yang diambil dengan ASUS ZenFone Max M2. Image by bairuindra.com 


Sebagai jurnalis, kehadiran smartphone dengan aneka fitur canggih merupakan anugerah tersendiri. Dengan fitur-fitur tersebut, kini para jurnalis sudah bisa mengirimkan berita langsung dari lapangan; merekam video untuk pendukung berita dengan kualitas bagus; mengambil foto dengan resolusi tinggi; hingga merekam suara yang sebelumnya mengandalkan recorder. Alhasil kerja-kerja para jurnalis pun menjadi cepat dan ringan. Dukungan fitur kamera secara khusus pada perangkat ponsel pintar memungkinkan saya untuk tidak membawa kamera DSLR saat meliput ke lapangan. Kecuali untuk objek-objek foto tertentu. Hal ini tentunya pengecualian bila berprofesi sebagai fotografer.


ASUS sepertinya sangat jeli dalam memanjakan konsumennya, hal ini bisa dilihat dari dukungan fitur kamera di seri Max M2 ini. Kamera utamanya saja 13 megapixel dengan bukaan lensa f/1.8. Sementara kamera keduanya sebesar 2 megapixel. Dari hasil jeprat-jepret yang dilakukan oleh teman saya, efek bokehnya menarik perhatian saya. Efek ini karena teknologi Electric Imagine Stabilization yang umumnya hanya digunakan pada ponsel menengah ke atas. Namun, dengan dibekalinya Max M2 dengan teknologi EIS tentu akan memberikan pengalaman berbeda bagi para penggila smartphone photography. Tampaknya ASUS paham benar selera milenial yang selalu ingin menunjukkan sisi terbaiknya sebagai individu di era ini.

Tidak berlebihan rasanya bila saya mengatakan bahwa fungsi kamera pada ponsel ibarat organ vital di dalam tubuh. Tanpa keberadaannya fitur-fitur lain bisa dianggap tidak berguna sama sekali.


Premium tapi Low Budget





Orang-orang seperti saya, ketika membeli sesuatu biasanya lebih mengedepankan fungsinya, baru pertimbangan-pertimbangan lainnya termasuk soal harga. Artinya, kalau dengan harga yang cuma Rp2 jutaan saya bisa mendapatkan produk ponsel kualitas premium, tentunya saya tidak perlu mengeluarkan budget lebih untuk mendapatkan perangkat yang speknya setara apalagi yang di bawahnya, kan? Dengan harga ini, memungkinkan kita untuk mendapatkan Max M2 tanpa perlu menang lotere terlebih dahulu.

The Conclusion




Image by Pricebook 


Setelah membaca banyak referensi mengenai Asus ZenFone Max M2 ZB633KL, saya setuju dengan taglinenya yang mengusung tiga keunggulan, yaitu More Performance. More Battery. More Fun. Cocok sekali dengan selera milenial yang selalu ingin tampil dengan performa terbaik, ingin tampil powerfull dengan segala potensi dirinya, dan tetap ingin menikmati hidup untuk bersenang-senang. Dan … saya sudah tak sabar ingin bersenang-senang dengan ASUS ZenFone Max M2.[]


Spek ASUS ZenFone Max M2

Operating System:
Stock Android™ Oreo™

Colour:
Midnight Black, Space Blue, Meteor Silver

Capacity:
Internal storage
eMCP 32GB / 64GB
MicroSD card
Supports up to 2TB
Google Drive
100GB free space (1 year)

Weight and Dimensions:
158mm
(6.22 inches)

76mm
(2.99 inches)

7.7mm
(0.30 inches)

Weight: 160 grams (5.64 ounces)

Display:

6.3-inch HD+ (1520 by 720) IPS display
88% screen-to-body ratio
Front 2.5D curved glass
Capacitive touch panel with 10 points multi-touch

Proccecor:
CPU:Qualcomm® Snapdragon™ 632 Mobile Platform with 14nm, 64-bit Octa-core Processor
GPU:Qualcomm® Adreno™ 506

Memori:
LPDDR3 3GB / 4GB

Main Rear Camera13MP
F1.8 aperture
26mm equivalent focal length in 35mm film camera
Phase-detection autofocus
LED flash
AI Photography:
AI Scene Detection in 13 types: people, food, dog, cat, sunset, sky, green field, ocean, flower, plant, snow, stage, text

Camera modes:
Auto
Beauty
Portrait
Pro
HDR
Sports
Night
9 various filters

Second Rear Camera
2MP
Depth sensing
Front Camera
8MP
F2.0 aperture
26mm equivalent focal length in 35mm film camera
Softlight LED Flash
Face recognition unlock

Camera modes:
Auto
Beauty
Sports
Night
9 various filters

Video Recording

4K UHD (3840 by 2160) video recording for main rear camera
1080p FHD video recording at 30 fps
720p HD video recording at 30 fps
3-axis electronic image stabilization for rear camera
Take still photo while recording video

Audio

Speaker
5-magnet speaker with NXP smart amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect
Audio Output
Audio CODEC integrated into PMIC
NXP smart amplifier
Microphone
Dual microphones with ASUS Noise Reduction Technology
FM Receiver
FM radio

SIM Cards
Triple slots: Dual SIM & one microSD card
Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card
Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM card
Slot 3: Supports up to 2TB microSD card
Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 4G LTE service at a time.
VoLTE / VoWiFi support
VoLTE / VoWiFi varies by region, please check compatibility with local carriers.

Network Standard
GSM, WCDMA, FDD-LTE, TDD-LTE

Data rate
LTE Cat 5 UL 75Mbps / Cat 6 DL 300Mbps (A, B version)
DC-HSPA+: UL 5.76Mbps / DL 42Mbps
A version
FDD-LTE (Bands 1, 2, 3, 5, 7, 8, 20)
TDD-LTE (Band 40)
WCDMA (Bands 1, 2, 5, 8)
EDGE/GPRS/GSM (850, 900, 1800, 1900MHz)
LTE Cat5 UL up to 75Mbps / Cat6 DL 300Mbps
Support CA_3C, CA_7C
ASUS phone 3G/4G/LTE band compatibility varies by region, please check compatibility with local carriers.

Sensor
Rear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Accelerator, E-Compass, Gyroscope, Proximity sensor, Ambient light sensor

Battery
4000mAh with fast charging
Up to 33 days 4G standby
Up to 35 hours 3G talk time
Up to 22 hours Wi-Fi web browsing
Up to 21 hours video playback
Up to 8 hours Garena Free Fire.

Komentar

  1. I enjoy the efforts you have put in this, appreciate it for all
    the great content.

    BalasHapus
  2. Piece of writing writing is also a excitement, if you know afterward
    you can write or else it is complex to write.

    BalasHapus
  3. I became honored to receive a call from my friend as he found out the important points shared
    on the site. Going through your blog posting is a real amazing experience.

    Many thanks for considering readers like me, and I hope for you the best of achievements as being a professional in this field.

    BalasHapus
  4. Definitely believe that which you stated. Your favorite justification seemed to be on the internet the simplest thing to be aware of.

    I say to you, I definitely get irked while people consider worries that they plainly don't know about.

    You managed to hit the nail upon the top and also defined out
    the whole thing without having side effect , people can take a signal.
    Will probably be back to get more. Thanks

    BalasHapus
  5. Hello There. I found your weblog using msn.
    This is a very well written article. I'll be sure to bookmark it and return to learn more of your helpful info.
    Thanks for the post. I'll definitely comeback.

    BalasHapus
  6. Good article and straight to the point. I am not sure if this is really the best place
    to ask but do you folks have any thoughts on where to hire some professional
    writers? Thx :)

    BalasHapus
  7. I think this is among the most vital information for me.
    And i'm glad reading your article. But want to remark on few general things, The web
    site style is perfect, the articles is really nice : D.
    Good job, cheers

    BalasHapus
  8. No matter if some one searches for his required thing,
    therefore he/she needs to be available that in detail,
    therefore that thing is maintained over here.

    BalasHapus
  9. Stunning story there. What happened after? Take care!

    BalasHapus
  10. Pretty section of content. I just stumbled upon your website and
    in accession capital to assert that I acquire actually enjoyed account your weblog posts.

    Any way I'll be subscribing on your augment and even I fulfillment you access consistently
    quickly.

    BalasHapus
  11. Attractive part of content. I just stumbled upon your weblog and in accession capital to claim
    that I get in fact loved account your weblog posts.
    Any way I'll be subscribing to your feeds or even I success you
    get right of entry to constantly quickly.

    BalasHapus
  12. If some one wants expert view concerning blogging then i advise
    him/her to pay a visit this web site, Keep up
    the nice job.

    BalasHapus
  13. Thanks for finally talking about >"Meningkatkan Performa dengan Ponsel Premium yang Low Budget" <Liked it!

    BalasHapus
  14. Magnificent goods from you, man. I have understand your stuff previous to
    and you are just extremely magnificent. I really like what you've acquired here, certainly like what you're stating and the
    way in which you say it. You make it enjoyable and you
    still care for to keep it smart. I cant wait to read far more from
    you. This is really a tremendous site.

    BalasHapus
  15. Thankfulness to my father who stated to me on the
    topic of this web site, this website is in fact awesome.

    BalasHapus
  16. Great article, exactly what I wanted to find.

    BalasHapus
  17. Hmm is anyone else having problems with the pictures
    on this blog loading? I'm trying to find out if its a problem on my end or if it's the blog.
    Any suggestions would be greatly appreciated.

    BalasHapus
  18. I need to to thank you for this very good read!! I absolutely enjoyed every
    bit of it. I've got you bookmarked to check out new stuff you post…

    BalasHapus
  19. Very nice post. I simply stumbled upon your blog and wished to mention that I have really enjoyed browsing
    your blog posts. In any case I will be subscribing on your
    rss feed and I am hoping you write once more soon!

    BalasHapus
  20. It is appropriate time to make some plans for the future and it
    is time to be happy. I've read this post and if I could I desire
    to suggest you some interesting things or advice. Perhaps
    you can write next articles referring to this article.
    I desire to read even more things about it!

    BalasHapus
  21. Howdy! I'm at work surfing around your blog from my new iphone!
    Just wanted to say I love reading through your blog
    and look forward to all your posts! Carry on the excellent work!

    BalasHapus
  22. My brother suggested I might like this web site. He was entirely right.
    This post actually made my day. You can not imagine simply how much time I had spent for this information! Thanks!

    BalasHapus
  23. Excellent post. I will be experiencing some of these issues as well..

    BalasHapus
  24. Fastidious respond in return of this query with solid arguments and explaining
    the whole thing on the topic of that.

    BalasHapus
  25. WOW just what I was looking for. Came here by searching for CATV
    Meters

    BalasHapus
  26. This site definitely has all of the information and facts I wanted about this subject and didn't know who to ask.

    BalasHapus
  27. Greetings, I believe your blog may be having browser compatibility issues.
    Whenever I take a look at your blog in Safari, it
    looks fine but when opening in IE, it's got some overlapping issues.
    I just wanted to provide you with a quick heads up!
    Aside from that, wonderful site!

    BalasHapus
  28. If you desire to obtain a great deal from this post then you have to apply these techniques to your won weblog.

    BalasHapus
  29. I am regular visitor, how are you everybody? This article
    posted at this website is truly nice.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Salam blogger :-)

Postingan populer dari blog ini

Meranti dan sintrong, dua jenis sayuran hutan paling membekas di ingatanku

SAAT menuliskan ini aku sedang dalam kondisi tak "baik", entah kenapa sejak siang tadi aku kurang begitu semangat. Mungkin juga karena sudah beberapa hari ini badanku ngga begitu fit, semalam malah sempat homesick dan rasanya pengen pulang ke kampung. Sampai-sampai menetes air mata dan rindu begitu kuat sama almarhum ayah.

Saat-saat rasa "galau" itu melanda, tiba-tiba Mbak Adel yang di Bandung posting gambar eceng gondok yang akan disayur. Jujur saja seumur hidup aku belum pernah makan daun itu. Di Aceh daun eceng gondok biasanya dijadikan pakan bebek. Tapi aku -dan juga keluarga- suka sekali dengan daun genjer, yang habitatnya sama seperti eceng gondok. Sama-sama hidup di air. Yang oleh kebanyakan masyarakat Aceh lainnya juga dijadikan pakan bebek. Melihat postingan Mbak Adel ini teringat saat masih anak-anak, ibuku sering memasak daun-daunan liar.

Aku akan memutar ulang beberapa cerita masa kecilku tentang jenis sayur-sayuran, yang aku yakin hanya orang-orang &q…

Mau Cantik, Kok Ekstrem?

TIDAK seperti biasanya, pagi tadi pagi-pagi sekali bibi sudah membangunkanku. Padahal beberapa menit sebelum ia masuk ke kamar, aku baru saja menarik selimut. Berniat tidur lagi karena hari Minggu. Tapi...

"Kak, bangun!" katanya. Meski dia bibiku aku tetap saja dipanggilnya 'kakak'. Maksudnya 'kakak' dari adik-adik sepupuku. "Coba lihat wajah Bibi," sambungnya sebelum aku menjawab. Aku bangun.

Dan ops! Untung saja aku bisa mengontrol emosiku. Kalau tidak aku pasti sudah berteriak. Kaget dengan perubahan wajahnya. 

"Merahnya parah ngga?" cecarnya.

"Parah!" jawabku. Jujur.

Setelah menyampaikan 'uneg-uneg' soal wajahnya yang mendadak berubah itu si bibi kembali masuk ke kamarnya. Mungkin tidur. Mungkin mematut wajahnya di cermin. Aku, tiba-tiba saja nggak selera lagi untuk tidur.

Bibiku seorang ibu muda yang mempunyai tiga anak. Umurnya sekitar 32 atau 33 tahun. Perawakannya mungil, kulitnya putih kemerahan. Dengan kulitnya yang p…

Nggak Janji

Gimana ya rasanya kalau orang yang paling kita harapkan bertemu tiba-tiba mengatakan 'nggak janji ya' saat kita mengusulkan waktu pertemuan, walaupun cuma bercanda. Pasti rasanya enggak enak banget, aku tahu gimana rasanya, karena baru saja mendapatkan jawaban seperti itu hahaha. Rasanya tuh, seperti kantong plastik yang tadinya menggelembung penuh oleh udara tiba-tiba kempes.

Kalau merujuk pada teori 'bahasa kasih' yang dibuat oleh Garry Chapmann, aku masuk dalam kategori manusia yang bahasa kasihnya adalah 'kata-kata pendukung' dan 'sentuhan fisik'. Dua hal ini akan membuat aku merasa sangat disayangi dan dicintai. Aku sangat sensitif dengan yang namanya 'kata-kata', setiap kata yang diucapkan/dituliskan oleh seseorang, tak bisa sekadar lewat begitu saja.

Makanya, ketika tadi ada seseorang yang aku sangat ingin bertemu dengannya dan dia menjawab 'nggak janji ya' saat aku menawarkan waktu temu dengannya, keinginan untuk bertemu dengann…