Hadirnya Taman Hutan Kota memberikan suasana berbeda bagi masyarakat urban yang sehari-hari kerap diserbu polusi
SEKELOMPOK remaja menyusuri lorong jalur pejalan
kaki di Taman Hutan Kota BNI. Mereka saling berceloteh dan tertawa riang.
Kadang berlari kecil sambil saling berkejar-kejaran. Sesekali, salah satu di
antara mereka menunjuk-nunjuk ke sekitarnya. Puluhan jenis tanaman yang mereka
lihat di sana rupanya cukup menarik perhatian.
Setelah menyusuri lorong berkelok sejauh
beberapa puluh meter, mereka mulai menapaki jembatan tajuk yang menanjak. Usai
menuruni jembatan tajuk ada beberapa fasilitas bermain seperti perosotan dan enjot-enjotan. Di sanalah mereka
berhenti untuk menikmati fasilitas gratis itu. Layaknya pergi piknik,
sekelompok remaja yang mengaku tinggal di Darussalam itu juga membawa makanan
kecil untuk disantap bersama.
Jembatan tajuk di Hutan Kota BNI yang berada di
Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh telah menjadi ikon tersendiri yang
menjadi daya tarik pengunjung. Seluruh lantai jembatan terbuat dari kayu.
Begitu juga railing yang berfungsi sebagai tempat untuk berpegangan. Tapi
jangan sekali-kali duduk di railing tersebut karena sangat berbahaya. Jembatan
ini sangat panjang, membelah hingga ke hutan rawa yang ditanami mangrove jenis Rhizophora sp.