Langsung ke konten utama

[TUTORIAL] Cara Menginstall Alexa Otomatis

ilustrasi @shutterstock
Bagi blogger pemula seperti saya, menulis ya menulis saja. Tak peduli apakah tulisan saya ada yang baca, tak peduli berapa page rank-nya, tak peduli berapa rangking di alexa-nya. Sekali lagi, menulis ya menulis saja. Hanya untuk mengosongkan ide-ide liar yang bertebaran di kepala. Juga untuk mengasah kemampuan menulis. Dengan rajin nulis di blog saya termotivasi untuk menulis lebih rapi, misalnya serius belajar tentang EYD.

Setelah beberapa tahun terlantar, beberapa bulan menjelang tahun 2013 berakhir aktivitas blogging kembali saya lakukan. Postingannya mulai teratur dan stabil, saya juga mulai rajin men-share postingan-postingan di blog. Kadang-kadang spamming juga ke page-page yang saya ikuti.

Salah satu perkembangan yang baik adalah page rank blog saya yang tadinya 0 sekarang jadi 1. Ohoho... apakah itu page rank? 
Secara sederhana Page Rank ialah suatu system peringkat atau ranking terhadap website atau blog dengan menggunakan metode algoritma tertentu, sehingga Search Engine dapat dengan mudah dan cepat mengenali dan mengidentifikasi website atau blog tersebut. Walaupun sebenarnya yang diranking adalah Page atau Halamannya dan bukan website atau Blog secara keseluruhannya, namun website atau blog yang memiliki page berperingkat baik, akan mempengaruhi secara positif website atau blog tersebut. [saya kutip dari sini]

Nah, karena penasaran saya iseng lihat ranking alexa blog saya. Setelah berkali-kali masukin alamat blog saya di alexa, tapi rangk in Indonesianya ngga muncul juga. Tanya-tanya ke teman yang lebih paham soal itu rupanya blog saya masih belum populer :-D sehingga alexa belum mencatatnya sebagai salah satu blog yang layak diperhitungkan di Indonesia.


Apakah saya sedih? Ah, tidak sampai seperti itulah. Seperti yang saya tulis di atas, bagi saya menulis itu ibarat minum kopi. Selalu ada kepuasan setelah selesai melakukannya. Tapi, tak bisa dipungkiri juga, page rank dan rangking alexa yang bagus bikin kita semangat ngeblog. Ilustrasinya gini deh, tidak tinggal kelas itu bagus, tapi kalau bisa dapat peringkat? Lebih bagus kan? Syukur-syukur dapat bonus.


Gimana sih caranya ngecek blog kita di page rank dan alexa? Gampang sekali, masuk saja ke situs ALEXA dan PAGE RANK.  Untuk yang di Alexa jangan lupa pilih BY COUNTRY ya, kemudian pilih INDONESIA, terus masukin deh alamat blognya di sana. Nanti bakal ketahuan berapa rankingnya.


Cara itu memang agak ribet sih, semalam saya menemukan cara otomatis untuk mengetahui ranking alexa sebuah website. Caranya dengan menginstall alexa di komputer kita. Jadi setiap kita buka blog/web tertentu langsung nongol info alexanya; rangk global dan Indonesianya. Gimana caranya?



Langkah I


Masuk ke www.alexa.com nanti akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Nah klik menu TOOLBAR yang saya lingkari itu.



Langkah II

Setelah klik menu TOOLBAR tadi akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Kita langsung saja klik INSTALL yang warna hijau yang saya lingkari merah itu.


Langkah III

Setelah muncul tampilan seperti gambar di bawah ini klik button biru yang ada tulisan GRATIS yang saya lingkari merah.


Langkah IV


Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Klik logo alexa yang muncul di pojok kanan atas yang saya lingkari merah.


Langkah V


Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, langsung saja klik tanda ADD yang saya lingkari merah.




Langkah VI

Setelah muncul tampilan seperti di gambar di bawah ini klik button hijau yang ada tulisan SELESAI MENAMBAHKAN.

Langkah VII

Selanjutnya klik tulisan ACCEPT... yang saya lingkari merah itu.


Langkah VIII

Ini langkah terakhir, artinya kita sudah selesai menginstall alexa di komputer kita. Alexa akan mencatat otomatis setiap situs/blog yang sedang kita buka di komputer kita. Untuk melihat hasilnya klik logo alexa di pojok kanan atas itu. Sebagai contoh situs yang saya buka adalah www.atjehpost.com informasi tersaji jelas bukan? Dengan cara ini pemilik web ngga bisa bohong mengenai tingkat popularitas website yang mereka kelola :-)



Note:


Ini saya installnya di chrome, maka munculnya di pojok kanan atas, kalau di fire fox munculnya di tengah-tengah atas :-). Oh ya di komputer yang sama saya juga menginstall di dua browser sekaligus lho, yaitu di fire fox (mozilla) chrome. 

Komentar

  1. Wuih, Ihan jago ih.... terimakasih infonya yaa

    BalasHapus
  2. masamma Hijrah, semoga berguna ya :-)

    BalasHapus
  3. Install aaahhhh :D

    BalasHapus
  4. Woooh.. andai bisa install di hape juga

    BalasHapus
  5. Ditunggu tutorial: "cara mengintall atau mendapatkan uang otomatis tampa harus bekerja dan tanpa MLM"..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahhaha nanti bisa kita sulap daun kayu bang

      Hapus
  6. thanks kakak, best info,
    belajar istall juga ah :)

    BalasHapus
  7. Balasan
    1. ga juga hat, aku nanya ma temen juga :-D

      Hapus
  8. menyimak

    #kemudian pergi tanpa rasa bersalah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, saya juga baca dan menyimak baik-baik, Bang. Meski tak ikuti panduannya karena beda peramban. Pakai Firefox, sih. Dan juga sistem saya bukan versi terbaru. Tapi sudah pasang toolbar dan widget Alexa, kok. #kemudian pamit baik-baik. ;)

      Hapus
  9. Aku udah install. Trus ngapain lagi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngapain lagi? :-D ngga perlu diapa-apain lagi kok Citram cuma untuk memudahkan kita kalau mau cek alexa rank ga perlu buka-buka web alexa

      Hapus
  10. koq rada beda ya klu di install di firefox

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya emang rada beda, tapi tetep masih bisa jadi panduan koq :-)

      Hapus
  11. Udah coba nggak muncul di blognya Kak Ihan? Ada URL yang mesti di-copy nggak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga ada Azhar, azhar installnya di fire fox atau chrome?

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Salam blogger :-)

Postingan populer dari blog ini

Mau Cantik, Kok Ekstrem?

ilustrasi TIDAK seperti biasanya, pagi tadi pagi-pagi sekali bibi sudah membangunkanku. Padahal beberapa menit sebelum ia masuk ke kamar, aku baru saja menarik selimut. Berniat tidur lagi karena hari Minggu. Tapi... "Kak, bangun!" katanya. Meski dia bibiku aku tetap saja dipanggilnya 'kakak'. Maksudnya 'kakak' dari adik-adik sepupuku. "Coba lihat wajah Bibi," sambungnya sebelum aku menjawab. Aku bangun. Dan ops! Untung saja aku bisa mengontrol emosiku. Kalau tidak aku pasti sudah berteriak. Kaget dengan perubahan wajahnya.  "Merahnya parah ngga?" cecarnya. "Parah!" jawabku. Jujur. Setelah menyampaikan 'uneg-uneg' soal wajahnya yang mendadak berubah itu si bibi kembali masuk ke kamarnya. Mungkin tidur. Mungkin mematut wajahnya di cermin. Aku, tiba-tiba saja nggak selera lagi untuk tidur. Bibiku seorang ibu muda yang mempunyai tiga anak. Umurnya sekitar 32 atau 33 tahun. Perawakannya mungil, kulitnya putih k

Nyamannya Kerja Sambil Ngopi di Pinggir Krueng Aceh

Enakkan duduk di sini? :-D Selama Covid-19 ini saya memang lumayan membatasi bertemu dengan orang-orang. Inisiatif untuk mengajak teman-teman nongkrong jarang sekali saya lakukan. Kalau ke kedai kopi, hampir selalu sendirian saja. Kalaupun sesekali bersama teman, itu artinya sedang ada pekerjaan bersama yang tidak memungkinkan kami untuk tidak bertemu. Atau karena ada sesuatu yang perlu didiskusikan secara langsung.  Ini merupakan ikhtiar pribadi saya sebagai tindakan preventif di tengah kondisi pandemi yang semakin tidak terkendali. Teman-teman saya sudah ada yang terinfeksi. Saya turut berduka untuk mereka, tetapi saya pun tidak bisa berbuat banyak selain mendukung mereka khususnya secara morel. Nah, balik lagi ke cerita kedai kopi tadi. Ada beberapa kedai kopi yang akhir-akhir ini menjadi langganan favorit saya. Tak jauh-jauh dari kawasan tempat saya tinggal di Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Walaupun akhir-akhir ini sebagian besar waktu saya ada di rumah, teta

Taare Zameen Par, setiap anak adalah "bintang"

@internet SUDAH dua kali saya menonton film  Taare Zameen Par atau Like Star on Earth. Dua kali pula saya menangis. Ini di luar kebiasaan, sebab saya bukan orang yang mudah menitikkan air mata, apalagi hanya untuk sebuah film. Tapi film yang dibintangi Aamir Khan dan Darshel Safary ini benar-benar beda, mengaduk-ngaduk emosi. Masuk hingga ke jiwa. Film ini bercerita tentang bocah berusia 8-9 tahun (Darshel) yang menderita dyslexia. Dia kesulitan mengenal huruf, misalnya sulit membedakan antara "d" dengan "b" atau "p". Dia juga susah membedakan suku kata yang bunyinya hampir sama, misalnya "Top" dengan "Pot" atau "Ring" dengan "Sing". Bukan hanya itu, dia juga sering menulis huruf secara terbalik. Kondisi ini membuat saya teringat pada masa kecil, di mana saya juga sering terbalik-balik antara angka 3 dengan huruf m. Akumulasi dari "kesalahan" tersebut membuatnya tak bisa membaca dan menulis, n