Perih karena cinta

Dan benar,
Perih itu rasanya sangat tipis sekali
Bagai silet yang menyayat dan breetttttt
Tiba-tiba sudah putus nadinya

Tapi perih oleh cinta ini rasanya lebih tersayat dari sayatan silet
Bukan, ini bukan soal cintaku yang tak terperi
Ini oleh cinta mereka yang tidak kukenal
Yang kubaca hanya lewat tulisan demi tulisan
Tapi perihnya sampai ke hatiku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Cantik, Kok Ekstrem?

Secangkir Kopi Rempah dan Sepotong Roti Lapis Daging

Meranti dan sintrong, dua jenis sayuran hutan paling membekas di ingatanku