Langsung ke konten utama

Lomba Menulis Essai

Kesempatan Besar Untuk Membuktikan Bahwa Anda Memang Penulis Berbakat!!!

Ikuti “Lomba Menulis Essay” dan Menangkan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Tema ”Peran Lembaga Internasional dan Nasional Terhadap Individu dan Masyarakat Korban Tsunami”

Panduan dalam menulis esai:

  • Berikan pandangan pribadi tentang bagaimana lembaga-lembaga bantuan atau pembangunan telah memberikan dampak terhadap kehidupan diri sendiri
  • Gambarkan dan analisa peran dan dampak langsung dari kehadiran ADB, BRR atau lembaga-lembaga bantuan atau pembanguna yang lain dalam usaha rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh dan Nias
  • Dalam analisa tersebut, pilih satu dari sektor rekonstruksi sebagai berikut:

1. pertanian

2. perikanan

3. kesehatan

4. pendidikan

5. pembangunan ekonomi

6. infrastruktur

7. perumahan dan pemukiman

8. tata kelola pemerintahan yang baik

peraturan perlombaan

1. menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar

2. bersifat gagasan asli (bukan jiplakan) dan belum pernah dimuat dimedia manapun serta tidak pernah diikutkan dalam lomba apapun

3. karya tulis tidak mengandung SARA dan diskriminasi terhadap kelompok tertentu

4. peserta dibagi menjadi 2 kelompok:

1. SMU/sederajat (individu dan kelompok)

2. Mahasiswa (Individu dan kelompok)

5. setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu naskah orisinil

6. tulisan diketik 1,5 spasi, times new roman 12, kwarto. Jumlah halaman; untuk individu 4-5 halaman, kelompok 6-8 halaman

7. untuk judul menggunakan font 14, bold dan diletakkan ditengah halaman

8. melampirkan biodata penulis (bagi kelompok melampirkan semua biodata anggotanya), alamat, telepon/hp yang bisa dihubungi, disertai dengan foto copy kartu pelajar atau kartu mahasiswa

9. semua tulisan yang dikirim menjadi hak penuh panitia dan keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat

10. tiga karya terbaik dari setiap kategori akan diterbitkan dalam sebuah booklet dalam acara ”ETESP Photo Exhibition” pada tanggal 8-11 november 2007

11. para pemenang akan diumumkan adalam acara penutupan ”ETESP Photo Exhibition” pada tanggal 11 november 2007

12. karya tulis dikirim dalam bentuk hardcopy (4 eksemplar) paling lambat tanggal 20 oktober 2007 (cap Pos) dan juga melalui email (soft copy) untuk antisipasi ke:

alamat pos : Jl. T. iskandar no. 80 a Lambhuk Ulee Kareng Banda Aceh

alamat email : tjute_konsultan@yahoo.com cc ke ihansunrise@gmail.com

13. pemenang yang berasal dari daerah akan diundang ke Banda Aceh pada acara penutupan ”ETESP Photo Exhibition” pada tanggal 11 november 2007 (akomodasi ditanggung oleh panitia, untuk pemenang kelompok panitia hanya menangungg satu orang saja)

14. hadiah

Kategori

Pemenang I

Pemenang II

Pemenang III

SMU individu

2.000.000

1.500.000

1.000.000

SMU kelompok

4.000.000

3.500.000

2.500.000

Mahasiswa Perorangan

3.500.000

3.000.000

2.500.000

Mahasiswa Kelompok

7.500.000

6.000.000

4.500.000

untuk informasi silahkan hubungi ke no 0813-60504909 atau 0852-76081046

15. kegiatan ini dilaksanakan oleh ETESP ADB (Asian Development Bank) dan di organize seluruhnya oleh Tjute (Konsultan, Event Organizer dan Promotion)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Cantik, Kok Ekstrem?

ilustrasi TIDAK seperti biasanya, pagi tadi pagi-pagi sekali bibi sudah membangunkanku. Padahal beberapa menit sebelum ia masuk ke kamar, aku baru saja menarik selimut. Berniat tidur lagi karena hari Minggu. Tapi... "Kak, bangun!" katanya. Meski dia bibiku aku tetap saja dipanggilnya 'kakak'. Maksudnya 'kakak' dari adik-adik sepupuku. "Coba lihat wajah Bibi," sambungnya sebelum aku menjawab. Aku bangun. Dan ops! Untung saja aku bisa mengontrol emosiku. Kalau tidak aku pasti sudah berteriak. Kaget dengan perubahan wajahnya.  "Merahnya parah ngga?" cecarnya. "Parah!" jawabku. Jujur. Setelah menyampaikan 'uneg-uneg' soal wajahnya yang mendadak berubah itu si bibi kembali masuk ke kamarnya. Mungkin tidur. Mungkin mematut wajahnya di cermin. Aku, tiba-tiba saja nggak selera lagi untuk tidur. Bibiku seorang ibu muda yang mempunyai tiga anak. Umurnya sekitar 32 atau 33 tahun. Perawakannya mungil, kulitnya putih k

Nyamannya Kerja Sambil Ngopi di Pinggir Krueng Aceh

Enakkan duduk di sini? :-D Selama Covid-19 ini saya memang lumayan membatasi bertemu dengan orang-orang. Inisiatif untuk mengajak teman-teman nongkrong jarang sekali saya lakukan. Kalau ke kedai kopi, hampir selalu sendirian saja. Kalaupun sesekali bersama teman, itu artinya sedang ada pekerjaan bersama yang tidak memungkinkan kami untuk tidak bertemu. Atau karena ada sesuatu yang perlu didiskusikan secara langsung.  Ini merupakan ikhtiar pribadi saya sebagai tindakan preventif di tengah kondisi pandemi yang semakin tidak terkendali. Teman-teman saya sudah ada yang terinfeksi. Saya turut berduka untuk mereka, tetapi saya pun tidak bisa berbuat banyak selain mendukung mereka khususnya secara morel. Nah, balik lagi ke cerita kedai kopi tadi. Ada beberapa kedai kopi yang akhir-akhir ini menjadi langganan favorit saya. Tak jauh-jauh dari kawasan tempat saya tinggal di Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Walaupun akhir-akhir ini sebagian besar waktu saya ada di rumah, teta

Taare Zameen Par, setiap anak adalah "bintang"

@internet SUDAH dua kali saya menonton film  Taare Zameen Par atau Like Star on Earth. Dua kali pula saya menangis. Ini di luar kebiasaan, sebab saya bukan orang yang mudah menitikkan air mata, apalagi hanya untuk sebuah film. Tapi film yang dibintangi Aamir Khan dan Darshel Safary ini benar-benar beda, mengaduk-ngaduk emosi. Masuk hingga ke jiwa. Film ini bercerita tentang bocah berusia 8-9 tahun (Darshel) yang menderita dyslexia. Dia kesulitan mengenal huruf, misalnya sulit membedakan antara "d" dengan "b" atau "p". Dia juga susah membedakan suku kata yang bunyinya hampir sama, misalnya "Top" dengan "Pot" atau "Ring" dengan "Sing". Bukan hanya itu, dia juga sering menulis huruf secara terbalik. Kondisi ini membuat saya teringat pada masa kecil, di mana saya juga sering terbalik-balik antara angka 3 dengan huruf m. Akumulasi dari "kesalahan" tersebut membuatnya tak bisa membaca dan menulis, n