Enter your keyword

Bacalah tanpa harus menerima begitu saja. Berfikirlah tanpa harus bersikap sombong. Yakinlah tanpa harus bersikap fanatik. Dan, jika anda memiliki pendapat, kuasai dunia dengan kata-kata.

Sabtu, 10 Februari 2007

satu pohon banyak cabang, wajar kan?

lagu dangdut memang tengah naik daun, sedang marak, tidak heran kalau disetiap warung kopi, dirumah-rumah hingga ke kafe-kafe dan tempat nongkrong dipinggir jalan menyuguhkan dangdut era baru, musik-musik pun terdengar mbelinger hingga bagi yang tidak biasa harus menutup telinga karena bising. deretan lagu-lagu terbaru pun menjadi koleksi, katakanlah seperti jablay, sms dan masih banyak lagi, atau lagu-lagu lama yang dipoles dengan gaya dangdut masa kini, dengan goyang yang menggoda, pakaian seksi dan terkesan sedikit nakal.
saya bukan penyuka musik, apalagi musik dangdut, dan kalaupun menikmati cukuplah pop sebagai menu pilihan saya. tapi dengan merebaknya musik dangdut sekarang ini yang seperti cendawan dimusim hujan rasanya tak masuk akal juga kalau kita sama sekali blank dengan jenis musik yang berasal dari india ini.
tapi tetap tidak ada yang menarik -menurut saya- jika dibandingkan dengan lagu-lagu dangdut era sembilan puluhan, penyanyi-penyanyi dangdut sekarang tak lebih cuma jual tampang dan goyang, sehingga diciptakanlah macam-macam jenis goyangan untuk mendukung lagu dan suara mereka. maka muncullah goyang ngebor ala inul, goyang kayangan ala uut, goyang gergaji ala dewi perssik. huh...banyak bener ya? walhasil yang diingat orang bukanlah syair lagunya, tapi nama goyangannya.
apakah dengan adanya modifikasi seperti itu menandakan kalau musik dangdut telah mengalami perubahan? dari yang katanya musik orang kelas menengah kebawah menjadi musik orang-orang berkelas? entahlah...
belum lagi tema lagu yang -menurut saya- terasa sangat monoton dan membosankan, taruhlah lagu "sms" yang sudah dijadikan menjadi banyak lagu dengan judul dan lirik yang berbeda, intinya padahal sama aja ; kekasih selingkuh lewat hape. lagi-lagi yang ditonjolkan pada lagu-lagu tersebut adalah ke-erotisan penyanyinya. keseronokan cara berpakaian dan kenakalannya. yang senang siapa? kameramennya yang pasti hahahahah...juga penonton yang memang senang menonton keseronokan itu. anda barangkali salah satunya.
dari awalnya sms yang dibawakan oleh ria amelia, kemudian berkembang-berkembang dan banyak dinyanyikan oleh penyanyi lain, namanya juga berkreasi lah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Salam blogger :-)

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email